oleh

Mawardi: Bidan Desa Garda Terdepan Dalam Layanan Kesehatan

Kolom:Peristiwa|7 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Para kepalan daerah  di 17 Kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) diminta untuk dapat memperhatikan keberadaan para bidan desa (bides) yang ada didaerahnya. Mengingat keberadaan bidan di desa cukup berat dalam membantu proses persalinan dan sekaligus sebagai ujung tombak dalam memberikan edukasi terkait dengan kesehatan pada masyarakat.
Harapan tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya saat meyampaikan sambutan pada Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) VIII Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Sumsel  yang digelar di Grand Atyasa Convention Centre Palembang, Jumat (20/12).
“Para bupati dan walikota harus  faham begitu pentingnya keberadaan   bidan desa. Karena itu buatlah mereka nyaman dalam menjalankan tugas. Mereka inilah ujung tombak kita dalam membantu proses persalinan di desa-desa,” kata Mawardi.
Dia menambahkan, Pemprov Sumsel akan terus  memberikan perhatian bagi para bidan desa melalui Dinkes Sumsel. Untuk itu dia meminta ada koordinasi yang baik antara dinas dengan para bidan desa yang ada dilapangan. Terutama terkait dengan angka kelahiran bayi di Sumsel dari waktu kewaktu.
“Saya ini pernah menjadi bupati, jadi sangat tahu persis begitu beratnya tugas bidan desa  apalagi yang  ditugaskan didaeah perairan. Untuk kita kami ucapkan terimakasih atas pengabdian saudara-sudara yang tidak luntur oleh jauhnya jarak dan banyaknya tantangan yang menerpa,” ucap dia.
Sementara itu, Ketua Umum IBI Pusat, Emi Nurjasmi memberikan apresiasinya pada Pemprov Sumsel yang begitu menghargaai tugas  mulia para bidan desa.
“Dukungan pemerintah seperti ini sangat penting dalam motivasi tugas  para bidan yang ada di Sumsel agar dapat berkerja dengan ikhlas dan penuh tanggungjawab,” ucap Emi Nurjasmi.
Dia menyebut bidan adalah tenaga strategis sebagai ujung tombak  dalam pelayanan kesehatan sekaligus  bertindak selaku garda terdepan dalam pelayanan kesehatan karena  jaraknya dengan masyarakat paling dekat.
Keputusan pemerintah membuat sebuah kebijakan menugaskan bidan desa tersebar di seluruh tanah air. Tujuannya, lanjut Emi, tidak lain agar masyarakat mendapatkan akses cepat dalam pelayanan kesehatan.
“Bidan merupakan sahabat  bagi kaum wanita dalam mengatasi  semua bentuk masalah bidang kesehatan dengan cara memberikan asupan, nasehat pada masa prahamil, hamil, proses  bersalin dan  kesehatan lainnya,” tukas dia. Rip
Baca juga :  Korem 044/Gapo Lakukan Uji Coba Bios 44 di Kolam Budidaya Ikan

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita