oleh

Media Asing Berkunjung ke Sumsel, Alex Noerdin Pamer JSC

Kolom:Peristiwa|6 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Provinsi Sumatera Selatan selalu menjadi perbincangan baik nasional maupun international. Terbukti sejak dengan ditunjuknya provinsi ini menjadi Tuan Rumah Asian Games 2018 mendatang, tamu-tamu dari negara sendiri maupun luar tak henti terus berdatangan. Menariknya, Jum’at (17/11), di Griya Agung, Provinsi Sumsel kedatangan jurnalis dari negara Kuwait untuk menyoroti keunggulan-keunggulan Sumsel baik itu dari tempat penyelenggaraan pesta olaharaga international tersebut maupun keindahan pariwisatanya.

Jurnalis dari negara Timur Tengah tersebut disambut langsung oleh Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin. Dalam bincang-bincang dengan Jurnalis media asing, Alex pamerkan kawasan wisata olahraga terletak dalam satu hamparan yang menjadi kebanggaan Provinsi Sumsel yakni Jakabaring Sport City. Mulai dari keunggulan venue yang terintegrasi dan bertaraf international, dilanjutkan penayangan dengan video progres Jakabaring sejak masih tanah rawa hingga menjadi semenakjubkan sekarang.

Baca juga :  Soal Listrik dan Asian Games 2018, Gubernur Sudah Koordinasikan dengan PLN WS2JB

Dalam paparannya Alex mengatakan, tak heran Sumsel menjadi lirikan dunia, sebab Sumsel dengan semangat dan motivasi paling kuat, bukan provinsi terkaya namun mampu membangun infrastruktur besar-besaran mulai dari Light Rail Transit (LRT) pertama di Indonesia, pembangunan fly over, pembangunan ruas jalan tol, penambahan jembatan musi, dimana biaya tersebut mencapai puluhan triliun.

“Jadi patut mendapat apresiasi dari siapapun yang ingin kenal dengan Sumsel bahkan bukan sekedar kenal, namun mencintai provinsi lumbung energi ini,” tuturnya.

Lanjut Alex Noerdin, Sumsel juga merupakan provinsi yang tidak saja menggiatkan urusan dunia, namun juga menggiatkan pada urusan akhirat. Faktanya, Bumi Sriwijaya ini miliki Kawasan Terpadu Embarkasi Haji yang dilengkapi Ka’bah ukuran sebenarnya, Lintasan Sa’i, latihan melempar jumroh, mock-up pesawat, Museum Islam, dan hotel Syariah.

Baca juga :  Bimtek Pembuatan Cinderamata Dari Gypsum di Palembang Diikuti 50 Pengrajin

Menurutnya, untuk Lintasan Sa’i antara bukit Safa dan Marwa sepanjang 450 meter dengan suasana lintasan sai seperti bentuk sebenarnya dan dengan interior menyerupai seperti yang ada di komplek Masjidil Haram.

“Kami bangga punya ini, Kuwait saja tidak punya kan,” tuturnya.

Diakhir paparannya, pelopor sekolah gratis ini membuat jurnalis media asing tersebut berdecak kagum dengan menayangkan video Masjid Raya Sriwijaya, dimana ia nyatakan masjid tercantik di Asia.

“Asian Games itu untuk penggerak perekonomian yang akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat, rasakan sendiri” tambahnya. Rip

Baca juga :  Sungsang Harus Jadi Desa Wisata Produksi Hasil Laut

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita