oleh

Melalui Gerakan Bhineka Tunggal Ika, LMND Dorong Kembali Semangat Pancasila

Kolom:Peristiwa, Politik|4 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Mahasiswa sekarang banyak yang apatis terhadap isu-isu yang berkembang, hanya tahu urusan akademik saja. Maka dari itu, Gerakan Bhineka Tunggal Ika (GBK) ini  Zul berharap mahasiswa seharusnya bersikap aktif menanggapi isu-isu yang sedang berkembang, kamis (27/10).

Mahasiswa yang dianggap sebagai orang yang mempunyai intelektual tinggi dan sebagai agen-agen perubahan seharusnya dapat bersatu menjadi satu elemen pergerakan untuk perubahan. Hal tersebut disampaikan oleh Zul Apri Ketua Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW LMND) Sumatera Selatan saat dalam acara Deklarasi Gerakan Bhineka Tunggal Ika (GBK) di Tamam Makam Pahlawan Palembang.

Baca juga :  Pemprov Sumsel Gelar Peringatan HUT RI Ke-73

“Saat ini bangsa Indonesia dalam cengkraman Imprealisme asing, penguasaan sumber daya alam dan Undang – Undang yang ada saat berpihak kepada kepentingan modal asing. dan ini akan semakin menjauhkan rakyat Indonesia dari kesejahteraan dan kemakmuran, menjauhkan dari cita – cita bangsa Indonesia, amanat UUD 1945 dan kembali ke semangat Pancasila, urainya.

Sementara itu, Galuh Sito Resmi dari Aksi Perempuan Indonesia Kartini mengatakan, Gerakan Bhineka Tunggal Ika ini dapat menjadi wadah pemuda-pemudi untuk membuat suatu pergerakan yang lebih baik lagi untuk sumsel ini”. Selama ini banyak organisasi kepemudaan, namun belum ada forum yang mempersatukan, kebanyakan masih terpisahkan dengan warna bendera dari elemen organisasi. Nah, disini dibangun lagi semangat dalam merumuskan perjuangan untuk kemajuan”.

Baca juga :  Kejuaran Sriwijaya Open 2018 di Jakabaring Libatkan 307 Atlet

ia menambahkan. Tugas terpenting adalah dapat menyatukan elemen, dan bisa sama-sama berjuang. Bukan hanya pada elemen mahasiswa, tetapi juga buruh, tani, dan kaum miskin kota itu harus dirangkul dan diberikan pelajaran mengenai perjuangan untuk membangun Indonesia ini lebih baik lagi,

Hal senada disampaikan Turex, ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) mengungkapkan, Deklarasi Gerakan Bhineka Tunggal Ika merupakan refleksi untuk menggerakkan pemuda-pemudi khususnya di Sumsel ini dapat bersatu dengan segala perbedaan yang ada.

“Saya sudah 5 tahun menjadi anak rantau di kota Palembang ini, dan sampai saat ini merasa nyaman dengan kemajemukan yang ada. Sampai saat ini saya belum mendengar ada konflik-konflik SARA yang timbul disini. Seharusnya, dengan segala perbedaan yang ada kita dapat saling bersatu saling memahami dan bertukar fikiran. (desta)

Baca juga :  Bimtek Pembuatan Cinderamata Dari Gypsum di Palembang Diikuti 50 Pengrajin

 


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita