oleh

Moermahadi Soerja Ingatkan Kepala Daerah Jangan Berpuas Diri

Kolom:Peristiwa|10 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Sesuai dengan sistem prinsiple based pemeriksa BPK harus meningkatkan kemampuan dan harus berlaku skeptis dalam pemeriksaan. Bagi pemeriksa senior harus dapat memandu pemeriksa junior. Kemudian seluruh pelaksana jajaran BPK harus lebih mengedepankan integritas, independensi dan profesionalisme.

Hal tersebut dijelaskan oleh anggota V BPK RI, Dr Moermahadi Soerja Djanegara SE Ak MM CPA CA. Oleh karena itu, BPK RI mengingatkan agar kepala daerah yang telah mengantongi opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) untuk tidak berpuas diri. Pasalnya tidak menjamin bebas dari korupsi.

Baca juga :  Komisi C (Keuangan) DPRD Jawa Timur Kagumi Sumsel

“Jadi opini WTP ini tidak menjamin bebas dari korupsi. Pemeriksaannya lebih kepada kewajaran bukan kebenaran. BPK punya standar pemeriksaan keuangan negara dengan menganut prinsiple based,” ungkap Moermahadi Soerja Djanegara ada acara serah terima jabatan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumsel dari I Gede Kastawa kepada Maman Abdul Rahman (kanan) di Ruang Auditorium BPK Perwakilan Provinsi Sumsel, Kamis (19/01).

Sementara menanggapi imbauan Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH yang mengajak BPK RI untuk turut mengawal pembangunan venue Asian Games di Jakabaring. Moermahadi memastikan pihaknya akan melakukan pemeriksaan.

Baca juga :  Berapa UMP Sumatera Selatan Tahun 2018?

“Pak gubernur mengimbau kita. Kita kan nanti pasti memeriksa. Kalau pemeriksaan kinerjanya ada yang kurang, pasti kita kasih tahu. Harus diperbaiki ini-ini,” tutupnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita