oleh

Naik 8 Persen, UMP 2017 Telah Disetujui Pemerintah

Kolom:Peristiwa|0 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Sekretaris Daerah provinsi Sumatera Selatan, Mukti Sulaiman mengatakan pihaknya telah menyerahkan hasil pembahasan besaran upah minimum provinsi (UMP) kepada Gubernur Sumsel.

Penyesuaian UMP provinsi Sumsel 2017 dinyatakan telah disetujui, yakni sebesar Rp2.388.000 juta, naik 8 persen dari UMP 2016 yang lalu senilai Rp2.206.000.

“Sore ini kita akan temui Gubernur untuk menandatangani UMP yang baru ini,” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Mukti Sulaiman,  (2/11).

Namun kenaikan UMP ini dinilai masih terlalu rendah, karena seharusnya mencapai 10 persen. “Kita tahu sendiri sekarang perekenomian sedang lesu. Karet, sawit, batubara sedang murah, jadi daya beli masyarakat menjadi berkurang, dan dengan sendirinya perusahaan-perusahaan yang ada juga keuangannya melemah,” lanjut Mukti.

Baca juga :  Lanud Gatot Subroto Segera Layani Penerbangan Komersial, Sumsel Bakal Diuntungkan

Ditambahkan, pihaknya ingin masyarakat mengerti dengan keadaan dan perekonomian sekarang. “Ini harus diketahui masyarakat, ketika dipaksakan harus tinggi kalau perusahaannya tidak mampu bayar yang ada malah pemutusan hubungan kerja (PHK), lebih celaka lagi kan,” tukasnya.

Mukti juga menjelaskan, lemahnya perekonomian turut menjadi kendala dalam upaya peningkatan UMP. “Ini semua terpengaruh dari inflasi Sumsel yang mencapai 4,3 persen,” tutupnya. (juwita).


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita