oleh

MPII, Momen Pilkada 2017 Jangan Gunakan Isu SARA

Kolom:Nasional|7 kali dilihat

NuansaKita – Jakarta : Pengurus pusat Majelis Pemuda Islam Idonesia (PP MPII) bersama seluruh delegasi Organisasi Kepemudaan melakukan seminar nasional yang bertema konsolidasi demokrasi Indonesia yang berkeadaban dalam perspektif Pemuda Islam, yang diadakan di Aula Buya Hamka lantai 4 MUI Pusat (27/10).

Sekertaris Jenderal Majelis Pemuda Islam indonesia (MPII), Faizi SE., M.Si mengungkapkan dalam ajang kontestasi politik dalam pemilihan presiden (pilpres), pemilihan legislatif (pileg), dan pilkada harus menjunjung tinggi nilai-nilai agama, moralitas kultur, dan sosial, serta tunduk kepada aturan hukum yang berlaku. Sehingga demokrasi yang akan berjalan akan jauh dari intrik perpecahan, permusuhan, dan saling menjauhkan sesama elemen umat dan bangsa.

Baca juga :  Demi Maju Pilkada Muara Enim, Syamsul Bahri Siap Mundur Sebagai PNS

“dalam konteks ini, kepentingan rakyat banyak harus didahulukan dari pada kepentingan segelintir orang elit politik dan bersifat jangka pendek”.

Ditambahkan, demokrasi merupakan salah satu jalan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat meskipun jalan yang harus ditempuh berliku dan penuh terjal, yang merupakan konsekwensi logis dari sistem demokrasi yang paling sempurna.

“ Demokrasi harus tetap dijaga bagi segenap anak bangsa tanpa terkecuali guna menciptakan tatanan sosial masyarakat yang berkeadilan, berdaulat, dan sejahtera lahir dan bathin”, imbuhnya.

MPII menghimbau kepada seluruh lapisan seluruh masyarakat, dalam menghadapi momentum Pilkada tahun 2017 untuk tidak menggunakan isu-isu SARA sebagai komoditas kampanye, maka dari itu dari ajang pemilu kedepan menjadi ajang kontestasi gagasan, ide, dan solusi yang tepat untuk kepentingan masyarakat yang lebih besar untuk mengedapankan demokrasiyang berkeadaban benar-benar mewujud dalam kenyataan, tutupnya. (desta)

Baca juga :  Alex Noerdin Hadiri Rakornas Gubernur se-Indonesia

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita