oleh

Presiden Minta Indonesia Kejar Ketertinggalan Kemajuan Transportasi

Kolom:Nasional|7 kali dilihat

NuansaKita – Jakarta : Presiden Joko Widodo mengingatkan, dalam hal pembangunan dan transportasi massal, Indonesia masih tertinggal dengan negara-negara lainnya. Maka itu, saat memimpin rapat terbatas membahas tentang perkembangan pembangunan kereta cepat di Kantor Presiden, Jakarta, Presiden meminta jajarannya untuk dapat mengejar ketertinggalan ini.

“Untuk itu dalam pembangunan transportasi massal baik berupa MRT, LRT, dan yang lain-lainnya kita harus berani mengejar ketertinggalan itu. Kita juga harus berpikir jauh ke depan karena teknologi transportasi saat ini sangat berkembang dengan cepatnya,” ujar Presiden pada Selasa, 25 Juli 2017.

Baca juga :  Pemprov ‘Support’ Jika Kongres HMI 2020 Digelar di Sumsel

Pembahasan mengenai pembangunan kereta cepat sendiri telah dilakukan dalam sejumlah kesempatan. Sebab, pembangunan moda transportasi massal seperti kereta cepat saat ini sudah dianggap sangat mendesak.

Di era persaingan global yang semakin ketat, kecepatan dan efisiensi mobilitas orang dan/atau barang menjadi sangat penting. Untuk itulah Kepala Negara sekali lagi mengumpulkan jajarannya untuk mengetahui perkembangan kelanjutan proyek tersebut.

“Saya ingin mendapat laporan dari perkembangan di lapangan baik untuk yang Jakarta-Bandung maupun yang rencana Jakarta-Surabaya,” kata Presiden sebelum mendengarkan pemaparan jajaran terkait.

Baca juga :  Resmikan Uang Rupiah Baru, Presiden Jokowi: Rupiah Tak akan Diganti dan Tak Tergantikan

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita