oleh

Nono Sukarno : Veteran merupakan Pejuang Perang Yang Melawan Pasukan Asing

Kolom:Peristiwa|101 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Veteran merupakan setiap warga negara yang pernah terlibat dalam pertempuran melawan pasukan dari negara asing. Demikian ungkap, Nono Sukarno, selaku utusan perwakilan Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Veteran Republik Indonesia (DPP LVRI).

Hal tersebut disampaikan Nono Sukarno usai acara penutupan acara Pelatihan Calon Pelaksana Sosialisasi, Jiwa, Semangat Nilai-Nilai Juang ’45 di Asrama Haji Palembang, Kamis (23/03).

Pasukan asing yang menyerang Indonesia sampai tahun 1962 contohnya adalah Belanda. Para veteran berjuang dengan berperang melawan Belanda.

Baca juga :  Kunker ke Desa Panang Jaya, Deru Janji Bangun SMK dan Pesantren

Veteran berbeda dengan tentara, karena tentara hanya sedikit yang melawan pasukan asing. “Veteran bukan tentara yang terlatih melainkan siapapun WNI yang ikut berperang melawan pasukan asing yang menjajah Indonesia. Pada zaman kemerdekaan pun belum ada Tentara Nasional Indonesia (TNI), jadi seluruh warga Indonesia bersatu untuk melawan penjajah,” ujarnya.

Nono menambahkan setelah kemerdekaan Indonesia, barulah para pejuang kemerdekaan Indonesia di organisir dan disatukan menjadi TNI.

Tidak hanya itu, sampai sekarang pejuang perang yang disebut veteran terbagi menjadi dua (2), yang pertama veteran perang (War veteran), dan veteran perdamaian yang bertugas di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang ditugaskan untuk menjaga perdamaian di dunia.

Baca juga :  Samsat Online, Cegah Perbuatan Pungli

Lanjut Nono, Veteran sebagai pelaku sejarah telah melihat kondisi bangsa Indonesia saat ini memperihatinkan. Dimana pejuang veteran dengan tumpah darah memerdekakan bangsa dengan harapan adil dan makmur.

kenyataan setelah 70 tahun merdeka, bangsa Indonesia menghadapi masalah yang masih terjadi yakni kemiskinan, narkoba maupun ketimpangan sosial, maka dari itu

Nono berharap kepada generasi muda untuk semangat mengamalkan nilai-nilai pancasila yang sejatinya dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dengan sikap gotong-royong.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita