oleh

OJK Bentuk Satgas Waspada Investasi

Kolom:Peristiwa|29 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Dalam rangka mendukung pilar edukasi keuangan, Otoritas Jasa keuangan (OJK) Regional 7 Sumbagsel membentuk tin kerja satgas waspada investasi Provinsi Sumatera Selatan untuk menangani dan mencegah maraknya tawaran praktek investasi ilegal.

Kepala OJK Regional 7 Sumbagsel Panca Hadi Suryanto mengungkapkan pembentukan satgas waspada investasi Sumatera Selatan (Sumsel), didahului dengan komitmen bersama tanggal 29 juni 2016 antara Pemerintah Daerah Provinsi Sumsel, OJK, kantor Perwakilan Bank Indonesia,serta Kepolisian daerah Sumatera Selatan.

Dengan tim kerja yang berjumlah 37 orang  terdiri dari OJK, Bank Indonesia KPW Provinsi sumsel, Dinas perindustrian dan perdagangan, Dinas Koperasi dan UKM, Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumsel, Kepolisian Daerah Sumsel, Kementerian Agama, Badan Promosi, Perizinan dan penanaman Modal Daerah, diharapkan masing-masing instansi harus harus berkomitmen dan memperkuat kerjasama dalam satuan tugas waspada investasi.

Baca juga :  Tingkatkan PAD, Pemprov Sumsel Launching Program Samsat Online Keliling

“Semua elemen bekerja sama untuk mengawasi dan memperhatikan ketahanan dan stabilitas sistem keuangan agar tidak ada yang dirugikan dengan adanya sistem investasi yang ditawarkan apalagi dengan biaya yang terjangkau,” ungkap Panca saat diwawancarai  usai acara coffee morning bersama awak media, Rabu (07/03).

lanjut Panca, apabila ada yang menjadi korban atau ada yang dirugikan dengan investasi yang telah dilakukan, pihak OJK akan melakukan survei terlebih dahulu.

“Dengan satgas waspada investasi akan survei terlebuh dahulu apakah lembaga investasi tersebut telah mendapatkan izin beroperasi, apabila terbukti melakukan investasi ilegal maka akan ditindak lanjut, apakah akan masuk dalam ranah pidana, tegasnya.

Baca juga :  Sendang Dangku Diminta Ikut Edukasi Karhutla ke Masyarakat

Panca menambahkan, masyarakat harus waspada apabila akan melakukan investasi, jangan mudah tergiur dengan biaya yang murah dan hasil yang menjanjikan. Harus di teliti dulu, mulai dari lembaga investasi yang telah mendapatkan izin, kantor, dan administrasi yang tidak meyulitkan.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita