oleh

Optimalkan Pelayanan Publik, Pemprov Sumsel dan Organda Saling Bersinergi

Kolom:Peristiwa|3 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Untuk mengoptimalkan pelayanan publik, terutama keselamatan, keamanan dan kenyamanan para penumpang pengguna jasa angkutan darat, Pemerintah provinsi Sumatera Selatan mengharapkan terjalinnya kerjasama  dan koordinasi yang baik antara pemerintah, stakeholder dan organisasi angkutan darat (Organda) di Sumsel.

Dikatakan Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sumsel, Nasrun Umar, Kualitas dan mutu kendaraan harus diperhatikan dengan baik agar tercipta pelayanan yang prima bagi pengguna jasa.

Dengan adanya Organda, Nasrun Umar mengaharapkan bisa menjadi wadah bagi usaha angkutan umum dan sebagai mitra kerja pemerintah yang bersinergis dalam mengatasi berbagai persoalan yang ada.

Baca juga :  Pemprov Dorong Inovasi Baru dari Daerah di Sumsel

“Kita harus bersinergis dan saling berkoordinasi, saat ini salah satu permasalahan yang dihadapi provinsi Sumsel yakni, adanya penurunan kepengurusan izin trayek angkutan antar kota dalam provinsi,” ujar Nasrun, disela kegiatan Munaslub Organda di Aula Dishubkominfo, Senin (19/12).

Diungkapkan Nasrun, dari tahun 2015 hingga 2016 terjadi penurunan sebesar 21 persen untuk jumlah PO, sedangkan untuk Armada angkutan penurunannya jauhvlebih banyak.

“Karena dikalahkan oleh plat-plat hitam yang tidak berizin, oleh karen itu, kedepannya kita butuh sinergisitas dan  akan lebih tegas lagi untuk menertibkan hal ini,” tegasnya.

Baca juga :  Alex Noerdin Ajak Semua Pihak Cegah Karhutla

Sementara, Ketua Umum Organda pusat, Adrianto Djokosoetomo, mengatakan, pihak akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan yang baik dan menguntungkan semua pihak.

“Kita berharap, dengan adanya dukungan dari pemerintah dan pihak-pihak lainnya, permasalahan angkutan darat di Sumsel dapat terselesaikan dengan baik,” kata dia.

Dikatakan Djoko Sutanto, untuk mengatasi persoalan yang ada, pihaknya akan meningkatkan kualifikasi pengemudi dan kelayakan angkutan yang sesuai standar dan aturan ada.

Sedangkan untuk menghadapi Asian Games 2018, Djoko menargetkan, pihaknya akan selesai berbenah diri sebelum pelaksanaan Asian Games 2018.

Baca juga :  Koperasi Pegawai Diminta Rancang Inovasi Bisnis  

“Masih cukup waktu untuk menyambut Asian Games 2018, persiapan kita tentunya juga harus melihat dampaknya dalam jangka panjang,  jangan sampai nantinya angkutan kita kelebihan setelah Asian Games selesai, harus menyesuaikan dengan kebutuhan,” singkatnya. (juwita).


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita