oleh

Pantau Musirawas, Gubernur Sumsel Ingatkan Soal Protokol Kesehatan

Kolom:Peristiwa|10 kali dilihat
NuansaKita – Musirawas : Gubernur Sumsel, Herman Deru meninjau Posko Gugus Tugas Penanggulangan Pandemi Covid-19 Kabupaten Musirawas di Kantor Bupati Musirawas Muara Beliti.
Di sana, Herman Deru mengingatkan kepada tim gugus tugas Kabupaten Musirawas agar mengingatkaan kepada masyarakat bahwa corona itu ada tiga cluster. Hal itu, diharapkannya untuk disampaikan kepada masyarakat dengan baik dan tepat.
“Saya harap tim gugus tugas Musirwas untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa terjangkit corona itu ada 3 cluater diantaranya terjangkit berat komplikasi, terjangkit berat dan terjangkit ringan bahkan tanpa gejala. Maka di dalaam menginformasikan ini betul- betul harus dengan cara yang tepat dan benar,” ujarnya.
Dia juga bangga kepada tim gugus tugas Kabupaten Musirawas atas kerja keras dalam penanganan covid-19. Bahkan, kepada masyarakat pun dia berterimah kasih karena dirinya belum pernah terdengarr penolakan jenazah bahkan tenaga medis yang dilarang pulang.
“Saya bersyukur di Musirawas karena saya tidak terdengar penolakan jenazah yang terjangkit covid-19 ataupun tenaga medis yang dilarang pulang. Artinya dari Gugus Tugas Musirawas menyampaikan kepada mayarakat itu sudah benar,” ungkap dia.
Ia juga kembali mengingatkan tidak hanya di Kabupaten Musirawas saja namun juga di seluruh kabupaten dan kota se-Sumsel untuk tidak emosional dalam menggunakan anggaran.
“Saya ingatkan lagi bahwa yang sulit itu adalah planing ataupun program kapan jauh perginya corona maka saya minta jangan emosional dalam menggunakan anggaran. Jadi kita jangan emosional menggunakannya karena virus ini tidak tahu kapan hilangnya,”
katanya.
Kendati begitu, dia meminta tidak boleh gagal dalam ekonomi maupun pembangunan. Selain itu, ia mengucapkan terima kasih kepada tim gugus tugas Musirawas atas kesiagaan yang luar biasa sehingga menjadikan wabah covid-19 tidak mematikan disini. Namun, dia meminta dibalik itu ada tiga dimensi yang harus diperhatikan yaitu kesehatan, ekonomi dan sosial.
Di situ, Deru pun menjelaskan terkait New Normal yang tengah digalakkan pemerintah. Menurutnya dalam menghadapi New Normal di 17 kabupaten/kota se-Sumsel hanya 2 kota di Sumsel yang menerapkan PSBB yaitu Kota Palembang dan Prabumulih. Oleh karena itu di 15 daerah lainnya dia mengajak menuju tata baru yaitu New Normal dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.
“Silakan menyesuaikan tinggal waktunya saja sehingga New Normal dibuka tapi tidak dengan euforia. Jadi silahkan new normal dengan cara yang benar. Menuju new normal ini tidak melihat hijau, kuning dan merahnya wilayah namun mantap tidaknya protokol keshetan di wilayah itu,” ungkapnya.
Disela-sela kunjungannya, Deru memberikan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD), Rapit Test dan Disinfektan. Ditambah juga bantuan cairan pembersih lantai dari Palang Merah Indonesia (PMI) Sumsel untuk Pemkab Musirawas.
Sementara itu, Bupati sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Musirawas, Hendra Gunawan mengatakan saat ini wilayahnya untuk ODP ada 32 orang, PDP 9 orang, kemudian pasien yang positif 17 orang.
“Alhamdulilah baru satu bayi yang sembuh dan 16 orang lainnya di isolasi dalam kondisi sehat. Mudah-mudahan semua sehat begitu juga virus ini dapat hilang dari kita,” ungkap dia.
Dia menyebutkan dalam penangan covid-19 di Musirawas juga telah menyiapkan anggaran dana kurang lebih Rp133 miliar. Tak hanya itu, ia mengatakan berbagai bantuan terus digulirkan kepada masyarakat baik bansos dari Pusat ataupun Pemkab Musirawas.
“Alhamdulilah bantuan dari pusat hampir seluruhnya terlisasi. Begitu bantuan dari Pemkab terus diberikan bahkan sebelum menyambut lebaran bantuan desa tunuai di jalankan ddiberikan kepada setiap kepala keluarga,” tukasnya. Rip
Baca juga :  Pindah ke Musi II, Kantor SKPD Tersentralisasi Dengan Kantor Gubernur

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita