oleh

Pantauan Titik Api Bervariatif, Sumsel Masih Aman Dari Karhutla

Kolom:Peristiwa|4 kali dilihat

Nuansakita – Palembang : Sepanjang bulan Agustus kemarin, titk api terpantau lebih bervariatif setiap harinya dengan sebaran di seluruh kabupaten dan kota di Sumsel. Meskipun, Sempat terjadi kebakaran disebabkan cuaca panas yang cukup ekstrim namun tidak menimbulkan dampak yang besar.

Hal tersebut dikatakan, Plh BPBD Sumsel Iriansyah, dijelaskannya jumlah posko Karhutla di Sumsel ada sebanyak 277 posko, yang terbagi dari posko gabungan, posko korem, posko lanut, posko polda, perkebunan dan HTI. ” Dengan adanya kerjasama dibeberap posko ini, pencegahan Karhutla bisa maksimal,” ujarnya.

Baca juga :  Gubernur Deru : Kami Semua Kehilangan Belman Karmuda

Selain itu, kata Iriansyah, upaya yang dilakukan pemerintah dalam pencegahan Karhutla dengan memantau titik api setiap hari. “Jadi kita evaluasi terus dan dibahas bersama dalam rapat harian serta rapat gabungan setiap hari Kamis,”jelasnya.

Sementara, Deputi III Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Hermensyah, mengungkapkan hingga saat ini Sumatera Selatan masih dalam kondisi aman dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Meskipun masih ada kabut tipis yang menyelimuti udara di wilayah Sumsel.

Menurutnya, hal itu terjadi berkat kerja keras seluruh tim, terutama personil penanggulangaan Karhutla yang turun ke lapangan. “Saya senanglah kondisi seperti ini, mudah mudahan tahun ini tidak terjadi bencana asap” ungkapnya.

Baca juga :  Kemenag Sumsel Gelar Evaluasi Penyelesaian Dokumen Haji

Meskipun curah hujan sudah mulai turun, Hermensyah mengimbau semua pihak tetap waspada dan siap siaga selalu untuk pencegahan Karhutla. “Karena keberhasilan yang dicapai bukanlah memadamkan kebakaran tetapi melakukan pencegahan terjadi kebakaran,” katanya.

Bercermin dari pengalaman tahun lalu, yang terjadi bencana kabut asap besar-besaran, pemerintah telah mengantisipasinya dengan menyiapkan satuan siaga darurat Karhutla. Dengan demikian, kedepannya diharapkan tidak terjadi lagi kabut asap. “Kita utamakan pencegahan terutama perusahaan, bagaimana jaminan daerah-daerah tidak terjadi kebakaran,” tegasnya. (juwita).


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita