oleh

Pastikan PSBB Palembang Lancar, Gubernur Sumsel Tinjau 6 Check Poin

Kolom:Peristiwa|3 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Komitmen Gubernur Sumsel, Herman Deru dalam upaya menekan laju penyebaran Covid-19 terus dibuktikan. Seperti pada Sabtu (23/05) untuk memastikan pelaksaan sosialisasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palembang berjalan baik sesuai ketentuan, ia meninjau langsung sejumlah check poin PSBB di kota pempek tersebut.
Peninjauan tersebut bermula di check poin PSBB perbatasan Palembang dan Ogan Ilir yang berada di Jakabaring. Kemudian berlanjut ke check poin PSBB terminal Karya Jaya Kertapati, check poin PSBB terminal Alang-Alang Lebar KM 12, check poin PSBB Sukarame, check poin PSBB Jalan Basuki Rahmat, hingga berakhir ke check poin PSBB jalur air di dermaga 16 Ilir Palembang.
Disela peninjauan tersebut, Deru tak henti-hentinya mengingatkan petugas agar tetap selalu bersikap humanis saat melakukan pemeriksaan terhadap pengguna jalan yang melintas.
“Pastikan pengguna jalan memakai masker dan jarak tempat duduk jika menggunakan mobil. Sikap tegas memang harus ditunjukkan namun usahakan tetap jaga etika sopan santun. Beri pengertian kepada masyarakat, karena ini bukan untuk kepentingan pemerintah tapi untuk mereka. Kita berupaya untuk menjaga kesehatan mereka dari wabah Covid-19 ini,” kata dia.
Menurutnya, dari hasil pengamatannya, secara umum kesadaran masyarakat akan kesehatan cukup tinggi. Hal itu terlihat dari pengguna jalan yang sudah mematuhi anjuran pemerintah untuk selalu menggunakan masker saat di luar rumah.
“Kesadaran masyarakat sudah cukup tinggi. Harapan kita untuk menuju Sumsel sehat dan waspada berjalan dengan baik. Masker yang kita persiapkan untuk masyarakat hanya sedikit yang terbagi, karena mereka memang telah menggunakan masker,” tuturnya.
Hanya saja, lanjutnya, untuk jaga jarak penumpang kendaraan roda dua yang beberapa masih terlihat belum memahami aturan PSBB.
“Untuk kendaraan kapasitas 7 orang misalnya. Didepan harusnya cuma satu orang, dua orang di tengah dan satu orang lagi di belakang. Itu aturannya. Sejauh ini juga masyarakat sudah cukup mengerti dan tidak banyak yang melakukan pelanggaran,” terangnya.
Dia pun mengapresiasi masyarakat yang telah mendukung pemerintah dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 di Sumsel ini.
“Saya sangat apresiasi masyarakat menuruti himbauan tanpa ada kekerasan. Saya terima kasih kepada warga Palembang maupun pendatang yang peduli dengan kesehatan,” bebernya.
Jika nantinya penerapan PSBB ini bisa menunjukkan hasil maksimal dalam upaya penanganan Covid-19, ia menginginkan PSBB tersebut tidak diperpanjang.
“Kalau nanti menunjukkan trend baik, maka tidak perlu diperpanjang karena kesadaran masyarakat akan kesehatan juga tinggi. Semua saling menjaga dan bekerjasama melawan Covid-19 ini,” pungkasnya. Rip
Baca juga :  Gelumbang Akan Segera Jadi Kabupaten Baru

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita