oleh

Pembangunan dan Perawatan Jalan di Sumsel Capai 80 persen

Kolom:Ekonomi, Peristiwa|0 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Pembangunan serta perawatan jalan nasional yang ada di wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) hingga bulan desember 2016 sudah mencapai 80 persen, masih ada sisa pekerjaan sekitar 20 persen yang terus akan dikejar dan diharapkan bisa rampung  semua pekerjaan pada akhir tahun.

Pembangunan serta perawatan jalan nasional yang ada di wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) hingga bulan desember 2016 sudah mencapai 80 persen, masih ada sisa pekerjaan sekitar 20 persen yang terus akan dikejar dan diharapkan bisa rampung semua pekerjaan pada akhir tahun.

Kepala balai besar jalan nasional, Zamharir Basumi, senin (05/12) mengatakan, semua pengerjaan yang menjadi tanggung jawab pihak balai besar jalan nasional, tentu akan terus ditingkatkan terutama mengejar target penyelesaian hingga 95 persen diakhir tahun 2016 mendatang.

Baca juga :  Gubernur Lantik Richard Cahyadi Sebagai Penjabat Walikota Prabumulih

Menurutnya, memang beberapa kendala tetap ada pada saat proses pengerjaan, namun semua itu bisa diatasi dengan baik, sehingga sesuai harapan semua pihak, targetnya semua jalan yang menjadi pekerjaan balai besar jalan nasional bisa rampung di perbaiki hingga akhir desember 2016.

”Intinya semua pekerjaan di 2016 kita harapkan bisa selesai pada akhir tahun, sehingga pada awal tahun kita tinggal meningkatkan saja,” katanya.

Sementara itu, ketika disinggung mengenai upaya apa yang akan dilakukan oleh pihaknya dalam mengatasi banyaknya jalan nasional yang ikut rusak akibat tergerus oleh banjir, ia menyampaikan akan berupaya melakukan pekerjaan perbaikan sesuai fungsional jalan itu sendiri.

Baca juga :  Soal Peningkatan Kesadaran Bela Negara,Wantimpres Kunjungi Kemenag Sumsel

Sejauh ini untuk mengatasi kerusakan, dalam jangka pendek pihak balai besar jalan nasional berupaya melakukan penambalan terhadap lobang-lobang jalan, dengan harapan jalan dikemudian bisa dilalui oleh masyarakat tanpa ada gangguan.

“Untuk jangka pendek kita lakukan upaya penambalan terhadap titik-titik yang dianggap rawan serta berbahaya bagi pengguna jalan,” urainya

Diakuinya kondisi pengerjaan jalan dalam posisi telah selesai dilakukan oleh para kontraktor, namun tentu kalau bicara volume hingga saat ini memang belum mencukupi.

”Kalau bicara tentang kerusakan jalan baik berat atau rusak ringan, secara umum mencapai 15 persen, dan ini tentu cukup baik, dan tidak lama lagi anggran 2017 juga telah siap pengerjaan baru,” sebutnya.

Baca juga :  Ishak Mekki : Pelayanan Publik Berbasis IT Meminimalisir Terjadinya Pungli

Lebih lanjut ia menyampaikan secara umum jalan yang mengalami kerusakan cukup para  terdiri dari jalan Betung Kabupaten Musi Banyuasin serta ada beberapa ruas jalan di daerah Prabumulih tepatnya di daerah bypass, sehingga perlu diwaspadai bagi pengguna jalan. (juwita).


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita