oleh

Pemprov Minta Pertagas Sesuaikan Pengerjaan dengan Pembangunan SKTT

Kolom:Peristiwa|45 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) meminta kepada PT Pertamina Gas (Pertagas) agar peletakan pipa Pertagas untuk menyesuaikan dengan Pembangunan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) yang sudah terlebih dahulu terpasang.

Disampaikan perwakilan PT. PLN bahwa pembangunan SKTT ini dilakukan sebagai penunjang sistem kelistrikan saat Asian Games berlangsung. Untuk kegiatan Asian Games sendiri, pihak PLN sudah berusaha untuk memenuhi daya listrik.

Dimana evakuasi dayanya dari Sumsel-5 diharapkan bisa dibawa ke arah Palembang sekitar 300 MegaWatt. Kemudian PLN juga sudah berupaya dan menjamin untuk sarana penunjang Asian Games tetap aman.

Baca juga :  Menkes RI Nila Buka Seminar Nasional Rangkaian HLUN 2018

“Yang kami lakukan untuk kehandalan sistem, jadi kehandalan sistem kelistrikan dengan pembangunan SKTT untuk menjaga listrik di Kota Palembang tidak berkedip,” katanya, Jum’at (25/05).

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel,
Nasrun Umar, menyampaikan bahwa ketersediaan listrik untuk Asian Games merupakan salah satu faktor yang penting sehingga juga menjadi concern dari Pemprov Sumsel. Di satu sisi, pembangunan SKTT ini penting untuk penunjang Asian Games, di sisi lain Pertagas juga punya kepentingan untuk memasangkan pipa ke Pusri.

Ia mengatakan, bahwa dalam pertemuan ini Pemprov Sumsel berperan sebagai penengah atau pihak ketiga di atara dua perusahaan BUMN yaitu PT PLN dan PT Pertagas. Terkait peletakan Pipa Pertagas yang berhimpit dengan SKTT, menurutnya akan ditindaklanjuti bersama dengan Pemprov Sumsel karena bagaimana pun juga ini untuk kepentingan nasional. Karena itu ia tetap berupaya untuk menciptakan kondisi dimana kedua belah pihak ini bisa berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan masalah.

Baca juga :  Layani Wajib PKB, Petugas Samsat di Sumsel Pakai Kebaya Saat bekerja

“Kalau dikatakan tadi ada jarak clearance, ruang bebas minimum untuk tolong dipenuhi, karena kalau dua kepentingan itu bersinggungan, tentu yang datang terakhir harus menyesuaikan,” ucapnya.

Terpisah, Deputi Project Control Pertamina Gas, Paulinus Sitanggang menyampaikan bahwa sudah melakukan koordinasi dan joint survey bersama dengan pihak PLN bagi yang di Palembang maupun Jakarta. Pihak Pertagas sendiri sudah berkomitmen untuk bertanggung jawab terkait kerusakan dari pembangunan SKTT dikarenakan Peletakan Pipa Pertagas. Rip

 

 

 


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita