oleh

Pemprov Sumsel Antisipasi Covid-19 Hingga ke Pemukiman Warga

Kolom:Peristiwa|0 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Gubernur Sumsel, Herman Deru terus gencar melakukan antisipasi mewabahnya Corona Virus Desease-19 (Covid-19) di Sumsel. Bahkan di akhir pekannya kemarin, ia masih menyempatkan diri meninjau untuk melakukan pengawasan terhadap pendatang di sejumlah pintu masuk Sumsel. Salah satunya gerbang Tol Palembang-Indralaya (Palindra).
Di gerbang tol tersebut, dia tak segan turun langsung melakukan pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan thermal scanner baik terhadap masyarat yang menggunakan kendaraan pribadi maupun bus antar kota.
Menurut Deru, peninjauan itu sekaligus untuk memastikan jika instruksinya terhadap pencegahan dan penanganan terhadap wabah Covid-19 telah betul-betul dijalankan.
“Bandara, stasiun, dan pelabuhan sudah melakukan upaya antisipasi. Bahkan sampai hari ini mereka masih rutin melakukan upaya tersebut. Saat ini saya ingin memastikan jika antisipasi itu dilakukan juga di gerbang konvensional seperti Jalan Lintas Timur, Jalan Lintas Tengah, termasuk juga gerbang Tol ini,” kata dia.

Dia mengakui, upaya pengecekan menggunakan thermal scanner memang tidak bisa dilakukan 100 persen terhadap pengguna Tol yang masuk ke Palembang, namun upaya itu dinilai cukup meminimalisir mewabahnya Covid-19 di Sumsel.

Baca juga :  Rakor Gubernur se-Sumatera Bahas Konektivitas Regional

“Data dari antisipasi di gerbang konvensional ini akan kita berikan kepada BPS agar dihitung dengan metode survey sehingga nantinya bisa diketahui apakah ada yang dicuriga atau lainnya,” tuturnya.

Dikatakannya, upaya antisipasi tersebut jangan dijadikan ajang atraksi dan setor muka agar mendapatkan apresiasi masyarakat, namun upaya tersebut merupakan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.

“Ini aksi untuk menyelamatkan masyarakat dari wabah Covid-19. Harus dilakukan dengan hati nurani. Saya tekankan ini jangan dijadikan ajang atraksi untuk meminta pengakuan masyarakat,” tegasnya.

Diketahui, antisipasi terhadap masuknya wabah Covid-19 ini juga tidak hanya dilakukan di pintu-pintu masuk Sumsel. Sebelumnya ia sendiri telah menginstruksikan Dinas terkain agar melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Bahkan, penyemprotan tersebut tidak hanya dilakukan di sejumlah fasilitas umum. Sejumlah pemukiman padat pun juga tak luput dari upaya pencegahan tersebut. Salah satunya kawasan Rumah Susun di wilayah Ilir Barat.

Dijelaskan Deru, dipilihnya rumah susun Ilir Barat sebagai pemukiman pertama yang dilakukan penyemprotan disinfektan mengingat kawasan tersebut padat penduduk.
“Kesehatan mereka harus kita bantu agar terhindar dari wabah Covid-19 ini. Langkah ini juga untuk memotivasi masyarakat agar bersama-sama melakukan pencegahan. 55 blok di rusun ini akan dilakukan penyemprotan secara berkesimabungan yang tentunya harus dibantu oleh masyarakat” tukas dia. Rip

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita