oleh

Pemprov Sumsel Lakukan Sweeping Agen Travel Umroh dan Haji Ilegal

Kolom:Headline, Hukum, Peristiwa|1 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Meningkatnya antusiasme masyarakat untuk menunaikan ibadah Umroh dan Haji di provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) membuat kantor wilayah Kementrian Agama waspada.

Pasalnya peningkatan ini, menimbulkan munculnya agen-agen travel Umroh dan Haji Ilegal. Dikatakan Kepala Kakanwil Kemenag Sumsel,  HM Alfajri Zabidi, setiap tahunnya jumlah Jamaah yang berangkat Umroh di Sumsel mencapai 31 ribu Jamaah.

“Artinya akan lebih banyak lagi Jamaah yang waiting list, hal inilah yang sering menyebabkan timbul pemikiran agen travel untuk menipu calon Jamaah,” Ujar Al Fajri.

Baca juga :  Sukseskan Asian Games, Partisipasi Grab di Palembang Resmi Dilaunching

Oleh karena itu, Al Fajri memastikan bahwa pemerintah akan memberikan perlindungan serta bimbingan dan pelayanan yang optimal kepada calon Jamaah Haji dan Umroh.

“Salah satu  kebijakan dari  kita yakni akan  mengamankan travel-travel yang tidak mematuhi aturan aturan. Kita juga bekerja sama dengan Bareskim Polri, kalau ada masyarakat yang tertipu dengan pihak yang tidak bertanggung jawab, laporkan saja,” tegasnya.

Diungkapkan Al Fajri, untuk mempercayai agen travel resmi, sebelum mendaftar Umroh atau Haji, Jamaah terlebih dahulu harus memastikan Visa, biayanya, waktu serta fasilitas yang akan didapat

Baca juga :  Hore.. PNS-Honorer Pemprov Bakal Dapat Insentif Beras

“Nanti tibo-tibo Umrohnyo di  simpang H. Muaro duo,  3 juta sampai 4 juta ongkos bae dak cukup,  kemarin bae kita memberangkatkan Jamaah Umroh dengan biaya standar tiket 25 juta untuk 9 hari, kalau  ada yang kurang dari itu harus dipertanyakan ,”  kata dia.

Ditambahkan Al Fajri, untuk sementara pemerintah akan memberhentikan perizinan bagi agen travel Umroh dan Haji yang baru di launching karena akan diberikan pembinaan langsung dari Kemenag Sumsel. Karena, untuk di provinsi Sumsel sendiri, hanya ada 31 outlets travel Umroh.dan Haji yang resmi.

Baca juga :  Gelar Syukuran, HDMY Ajak Semua Warga Membangun Sumse

“Untuk kapan waktu pembinaannya, kita masih menunggu ketentuan dari Kementrian Agama dulu, tentunya juga kebijakan seperti itu tidak semata-mata langsung tetapi jelas harus ada konsultasi kepada Pihak DPR RI, ” singkatnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita