oleh

Pemprov Sumsel Siap Fasilitasi Kepulangan WNI di Kota Wuhan

Kolom:Peristiwa|320 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel), Herman Deru memberikan himbauan kepada warga Sumsel agar pihak keluarga melapor ke pemerintah daerah apabila ada anggota keluarganya yang masih ada di Wuhan, China. Terutama jika mereka adalah WNI (Warga Negara Indonesia) baik mahasiswa yang mengenyam pendidikan ataupun TKI yang bekerja di Wuhan, China.

“Saya sudah intruksikan kemarin, kalau ada WNI baik itu TKI ataupun mahasiswa utamanya di Wuhan, agar pihak keluarga melapor ke Pemprov Sumsel agar difasilitasi untuk pulang ke Sumsel,” kata Herman Deru, Rabu (05/02).

Baca juga :  Tawarkan Sistem Penyertaan Modal, Pemprov Sumsel Beri Solusi Persoalan Lahan RS Khadijah

Ia mengatakan, untuk TKI bisa melapor ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sumsel sementara mahasiswa bisa melapor ke Dinas Pendidikan Sumsel. Nantinya, OPD ini akan langsung berkoordinasi dengan Gubernur Sumsel.

“Pemprov Sumsel akan fasilitasi selama yang bersangkutan mau. Kan ada yang tidak mau, mungkin karena mereka sudah berkeluarga disana atau apa. Tapi untuk WNI yang berasal dari Sumsel, bisa difasilitasi, dan kita bantu semuanya untuk kepulangan mereka ke tanah air,” kata dia.

Terkait dengan mahasiswa yang sudah pulang ke Sumsel, Deru menegaskan mereka sudah diperiksa kesehatannya. Dan mereka juga sudah dipantau kesehatannya oleh Dinkes setempat. “Masyarakat tidak perlu kuatir. Kita terus memantau dan bekerjasama dengan OPD terkait,” ucapnya.

Baca juga :  Warga Desa Mendatangi Kantor DPRD Sumatera Selatan

Dia menuturkan, merebaknya wabah virus ini memang sudah menjadi isu yang sangat pesat. Karenanya, Pemprov Sumsel sudah antisipasi untuk pendatang ataupun wisatawan dari negara lain yang hendak masuk ke Sumsel. Baik dari pintu masuk kedatangan di bandara atau pelabuhan hingga antisipasi dari rumah sakit, hingga puskesmas pembantu.

“Semuanya sudah antisipasi. Kalau memang ada yang mengidap virus ini, seharusnya mereka memberitahu institusi formal agar segera diambil tindakan. Tapi sejauh ini memang belum ada kasus sehingga masyarakat tidak usah kuatir,” kata dia.

Baca juga :  Cegah Karhutla 2017, BRG Indonesia Manfaatkan Alat Water Logger

Terkait dengan adanya even Cap Go Meh yang biasanya didatangi oleh wisatawan dari Tiongkok dan negara Asia lainnya, Herman Deru mempersilahkan. Selagi para wisatawan atau pengunjung ini tidak terbukti terindikasi virus corona tersebut.

“Bukan hanya wisatawan Tiongkok, wisatawan dari negara lain termasuk domestik silahkan ke Palembang. Selagi mereka tidak terindikasi mengidap virus corona, sars, dan mers,” tukas dia. Rip

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita