oleh

Pemprov Sumsel Terima Kunjungan Kuliah Kerja Dalam Negeri

Kolom:Peristiwa|0 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel), menerima kunjungan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Fakultas Keamanan Nasional Univeristas Pertahanan di Griya Agung,  (27/02).

Rombongan Mahasiswa-Mahasiswi yang berjumlah 95 orang, datang ke Provinsi Sumsel adalah bertujuan untuk melaksanakan kegiatan Tri dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Mereka semua diterima langsung dan diapresiasi penuh oleh Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Alex mengatakan, mengenai provinsi Sumatera Selatan kini sudah tidak asing lagi terdengar bahkan diakui dunia karena di Provinsi Sumsel tidak pernah ada kerusuhan antar etnis, budaya.

Baca juga :  Soal Penanganan Covid-19 di Sumsel, Ini Jawaban Gubernur Deru 

Apalagi yang paling sakral adalah kerusuhan antar umat beragama. Hal tersebut sering disebutnya zero conflict. Menurutnya, yang lebih membanggakan lagi adalah di Provinsi Sumsel terdapat bahasa yang berbeda-beda dari daerah satu dan daerah lainnya.

Namun, dikatakan lagi oleh Alex, hal tersebut dikatakannya bukanlah pengahalang untuk bertekat, bersatu membangun dan memajukan Provinsi Sumsel.

“Alhamdulillah belum pernah terjadi dan Insya Allah tidak akan terjadi kerusuhan antar etnis, antar umat beragama, damai sudah dibuktikan kalau demo itu biasa demo di Jakarta menuntut jalan tol udah biasa, demo di depan Istana sudah biasa, di sini juga ada demo tetapi ada satu aturan. Boleh demo tapi tidak boleh anarkis, kalo anarkis kita sikat,” ungkapnya.

Baca juga :  Hindari Besarnya Biaya Pemadaman, Gubernur Ajak Warga Cegah Karhutla

Ia menuturkan, Zero Conflict yang ada di Provinsi Sumsel adalah modal utama yang dimiliki untuk melakukan pembangunan daerah, sebab ia menyebut orang tidak akan mau berinvestasi kalau daerah nya tidak aman.

Sedangkan lanjut Alex, membangun serta memajukan daerah itu tidak bisa hanya menggunakan APBD saja, melainkan juga harus mendatangkan investor.

“Berdasarkan kekuatan tidak akan pernah bisa membangun dengan APBD sendiri, harus bisa mendatangkan investor. Siapa yang mau datang di daerah yang konflik, siapa yang mau berinvestasi kalau daerah ini konflik. Oleh sebab itu Provinsi Sumasel bersama dukungan penuh masyarakat Sumsel konsisten untuk tetap menjaga damai dan keamanan Provinsi Sumsel,” tuturnya. Rip

Baca juga :  Haul Ke 36 Ibunda, Alex Berpesan Kalau Masih Ada Ayah-Ibu Jangan Disia-siakan

 


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita