oleh

Pengolahan Air Limbah Dengan Sistem Pipa

Kolom:Peristiwa|1 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Untuk membangun perumahan layak huni dan berkelanjutan. Pemerintah Provinsi dan pemerintah kota melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama sistem pengelolaan air limbah domesik terpusat di palembang, yang diadakan di tepi danau dayung Jakabaring Sport City Palembang (3/10).

Dirjen Kementerian PU dan perumahan rakyat, Sri Hartoyo mengatakan, setiap tahunnya pada awal bulan oktober diperingati hari habitat dunia. Pada program ini akan dibuat penyediaan air limbah terpusat dengan sistem kepipaan. Hal ini bertujuan untuk mendorong dan meningkatkan kepedulian pemerintah pusat, provinsi, maupun kota terhadap masalah pemukiman perumahan sebagai penggerak perkotaan yang berkelanjutan.

Program ini kurang lebih membutuhkan biaya 943 Miliyar, didukung oleh kontribusi APBN sebesar 330 miliyar, sharing anggaran Pemeritah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah kota Palembang sebesar 118 Miliyar, dan pinjaman luar negeri Pemerintah Australia sebesar 376 Miliyar.

Hal ini digunakan untuk memenuhi standar lingkungan yang akan dipasangkan untuk 12 ribu rumah. Dan akan dibayarkan dengan output base, atau sesuai kinerja yang dicapai.

Sementara itu, Walikota Palembang Harnojoyo menjelaskan Topografi Palembang 53% terendam air hujan, rawa, sungai musi. Pasang dan hujan genangan, susah diuraikan. Menjadi permasalahan utama membangun tidak pada tempatnya sempadan dan tengah sungai. Banyak bangunan di sempadan. Terkait pemukiman sehat, terdapat masalah dalam sanitasi limbah. Masih banyak rumah penduduk tidak memenuhi standar.

Satu-satunya kota di Indonesia yang diberikan hibah oleh Australian Aid karena komitmen Pemerintah Kota Palembang. Telah membangun incinerator untuk merubah pembakaran sampah menjadi listrik. (desta)

Baca juga :  Gubernur Resmikan Gedung OJK Regional 7

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita