oleh

Pindah ke Musi II, Kantor SKPD Tersentralisasi Dengan Kantor Gubernur

Kolom:Peristiwa|11 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Pemerintah provinsi (pemprov)  Sumatera Selatan (Sumsel) rencananya akan membangun Kantor SKPD di lahan Musi II secara tersentralisasi. Semula rencana pembangunan kantor akan dilakukan di kawasan Jalan Arivai.

Rencana tersebut dibahas oleh  Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H.Alex Noerdin dengan para SKPD  Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel  di Griya Agung, Selasa (07/03).

Seusai rapat Alex Noerdin mengatakan, rencana awal pembangunan Kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov)  dan SKPD dilingkungan pemprov Sumsel tadinya di Jalan kapten Arivai.

“Pembangunan kantor Pemprov dan SKPD rencana awal di jalan Kapten Arivai tetapi kita juga menyiapkan alternatif lain. Rencana lainnya itu di lahan milik Pemprov di Musi II,” jelas Alex Noerdin.

Baca juga :  Jaga Keamanan Di Sumsel, Gubernur HD Gandeng PSHT

Alex juga mengatakan, kalau kantor gubernur di ruislag maka tidak boleh di rubah pada bagian depan karena akan menjadi cagar budaya.

“Kita bangun di daerah Musi II dengan alasan mempunyai lahan yang luas disana, sehingga seluruh SKPD akan dipusatkan di sana. Selain itu kita akan membangun juga fasilitas olahraga disana,” katanya.

Namun Alex juga mengatakan akan ada rapat lanjutan untuk pembangunan tersebut dan tidak dalam waktu dekat karena masih menunggu investor.

Sementara itu Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sumsel, Laonma P. Tobing mengatakan hal yang sama bahwa akan ada rapat lanjutan.

Baca juga :  Gelar Lokakarya Bagi Jurnalis, Scientist CIFOR : Akar Permasalahan Karhutla Itu Faktor Ekonomi

“Pembangunan Kantor Pemprov dan SKPD masih akan dilanjutkan minggu depan. Diskusi masalah ruislag kantor yang dengan membangun di Musi II,” ujarnya.

Laonma menyampaikan, me gapa lahan di Musi II yang dipilih karena pemprov mempunyai 92 hektar lahan disana, 44 hektar diantaranya akan dibangun pemprov dan SKPD serta fasilitas olahraga.

“Ada 12,5 hektar akan dihibahkan untuk pembangunan kantor BMKG dan Kementerian perikanan. Untuk ruislag akan kita appraisal dahulu berapa nilai bangunan yang akan di ruislag,” katanya.

Baca juga :  Presiden Jokowi Lantik Andika Perkasa sebagai KSAD

Ditambahkannya, pihaknya menyerahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum untuk menghitungnya. Lahan di Musi II sudah berkoordinasi dengan pemerintah Kota Palembang untuk peruntukan lahan memang untuk perkantoran.

“Kalau kantor gubernur jadi di ruislag maka bangunannya tidak akan diutak atik, karena usianya sudah diatas 50 tahun maka akan  dijadikan cagar budaya,” tutupnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita