oleh

Presiden Jokowi Tinjau Program PKT di Desa Pangkalan Gelebak

Kolom:Peristiwa|32 kali dilihat

NuansaKita – Banyuasin : Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo dan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin meninjau program Padat Karya Tunai (PKT) di Desa Pangkalan Gelebak, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin.

Kehadiran Presiden RI ini sendiri menjadi kabar gembira seluruh masyarakat Kabupaten Banyuasin. Hal ini terlihat jelas di sepanjang jalan yang dilalui Presiden RI dipadati oleh warga yang antusias ingin melihat langsung Presiden RI Joko Widodo.

Baca juga :  Ki Edi Susilo : Menangkan Pancasila, dan Jadikan Kurikulum Pendidikan

Presiden RI Joko Widodo menuturkan, Padat karya ini sudah memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi pendapatan masyarakat.

Tidak hanya itu saja, Ia juga menganggap penggunaan dana desa jika ditinjau lebih detail juga baik untuk irigasi untuk sanitasi, sampai posyandu. Hal tersbut dinilainya sangat efektif mengingat dalam 4 tahun terakhir ini Pemerintah memberikan kurang lebih Rp187 triliun kepada desa dan daerah.

“Yang kedua saya lihat juga bagus menjambanisasi, membuat jamban-jamban untuk keluarga. Kurang lebih Rp2 juta per jamban tadi baru dikerjakan di 30 KK, 30 jamban. Manfaatnya tentu saja kita ingin perputaran uang di bawah juga semakin banyak,” ungkapnya, Jum’at (13/07).

Baca juga :  Gubernur Sumsel Sampaikan Penjelasan Raperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2019

Dikatakannya, PKT di Desa Pangkalan Gelebak ini nyatanya telah meningkatkan income masyarakat desa, dimana dalam keterlibatannya sebagai pekerja diberi upah antara Rp 95.000 hingga Rp 130.000.

“Tadi saya tanya satu persatu, digaji berapa Rp95.000. Artinya padat karya ini sudah memberikan manfaat ekonomi untuk income di masyarakat,” ungkap dia. Rip


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita