oleh

Provinsi Sumsel Segera Miliki Hydrogen Bus Pertama di Indonesia

Kolom:Peristiwa|2 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) segera memiliki hydrogen bus yang akan dioperasikan di Jakabaring Sport City (JSC), Kota Palembang. Hadirnya hydrogen bus itu menjadi yang pertama di Indonesia.

Gubernur Sumsel, Alex Noerdin mengatakan, daerah lain bahkan negara lain belum melakukan ini, bahkan belum ada. Tapi Provinsi Sumsel mulai lebih dulu.

“Apalagi ada panduan untuk generasi muda kita tentang energi masa depan sekaligus ada museum nya, ada yang di praktekan yang mendukung itu. Tidak ada di dunia seperti ini,” ungkapnya, Senin (19/03).

Baca juga :  Soal Bantuan Dana yang Diterima, BPK Minta Parpol Segera Sampaikan Laporan Keuangan

Lebih jauh pelopor sekolah gratis dan berobat gratis mengatakan, berkaitan dengan transportasi yang diperbolehkan untuk mengangkut atlet dan official Asian Games 2018 selama berada di kompleks JSC hanya electric car dan hydrogen car . Dimana Provinsi Sumsel merupakan pertama kali di Indonesia yang akan menggunakannya.

“Lengkap Provinsi Sumsel ini, Kita melampaui daerah lain bahkan negara lain. Jadi kita harus serius untuk persiapannya,” tambahnya.

Perwakilan dari IMS Ecubes Norwegia, Mr. Aleksander Gerbec menambahkan, Provinsi Sumsel merupakan pelopor penggunaan hydrogen car yang dimulai dari JSC. Untuk mengangkut para atlet dan memberikan kenyamanan atlet direncanakan akan mengirim hydrogen bus yang saat ini double decker bus nya lagi di tes di London.

Baca juga :  Acara Penganugerahan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) atau K3 Award Tahun 2018 di Jakarta.

Selain itu pula dirinya sedang mengembangkan sebuah proyek, dimana akan segera dibangun di JSC pusat education center bagi generasi penerus.

“Generasi penerus diberikan pengetahuan mengenai hydrogen car, dan setelah Asian Games, kami berharap punya education centre (kalau bisa di JSC) untuk mengembangkan hydrogen car ini di Provinsi Sumsel,” ucap dia.

Hal ini tentunya, katanya selain akan menggunakan sumber daya manusia asli daerah, juga bertujuan untuk pembangunan berkelanjutan dan energi terbarukan.

“Hubungan dari project ini dan Asian Games adalah memberikan informasi mengenai hydrogen car yang tidak terlalu dipahami masyarakat, banyak masyarakat yang berasumsi bahwa hydrogen berbahaya padahal ini memberikan banyak keuntungan, apalagi di masa yang akan datang,” tukasnya. Rip

Baca juga :  Curhat ke Wagub Sumsel,Guru Honorer Ini Teteskan Air Mata

 


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita