oleh

Pungli di Pasar Lorong Basah Resahkan PKL

Kolom:Ekonomi, Peristiwa|3 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Pedagang kaki lima resah karena mendapatkan Pungutan liar (Pungli) dari oknum yang ada di Pasar Basah 16 Ilir, hal  inipun ditanggapi oleh Febrianto selaku Direktur Operasional PD. Pasar Palembang Jaya saat audiensi pedagang kaki lima di ruang rapat walikota Palembang, rabu (19/10).

Selama ini pedagang membayar uang retribusi dengan karcis sebesar Rp. 5.000,- yang disetor kepada oknum PD. Pasar, diungkapkan bahwa uang itu digunakan untuk biaya  kebersihan, keamanan, dan jaga malam.

Febri mengungkapkan, dari PD. Pasar tidak menyediakan karcis untuk yang berjualan di pasar basah 16 ilir. “saya menghimbau untuk tidak ada pungli, tidak boleh ada yang membayar retribusi sebelum ada peraturan yang mengharuskan membayar retribusi, ungkapnya.

Baca juga :  Integrasi Jamsoskes Sumsel Semesta Ke BPJS Tergantung Gubernur

Ditambahkan, PKL ini kan meramaikan segala tempat, dan paling dicari oleh masyarakat kota Palembang, jika ada pungli uangnya itu kemana?. Ketika ada peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah kota Palembang maka dana yang terkumpul masuk ke PAD dan 50% nya akan kembali kepada pasar untuk biaya pembangunan pasar.

Asnawi, selaku Dirut PD. Pasar menambahkan, jika ketahuan ada yang melakukan pungli dari pihak PD. Pasar maka akan ditindak tegas. Untuk kedepan akan dibuat tim pengawas yang akan disebar di Pasar basah 16 ilir untuk melakukan penjagaan jika ada pungutan liar, imbuhnya.(desta)

Baca juga :  Hindari Besarnya Biaya Pemadaman, Gubernur Ajak Warga Cegah Karhutla

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita