oleh

Raih Prestasi Lagi, Sumsel Terpilih Sebagai Provinsi Terbaik Smart Society

Kolom:Peristiwa|0 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali menerima penghargaan nasional, Sabtu (05/05). Kali ini melalui kategori Smart Province sebagai Terbaik Smart Society dalam Indonesia Smart Nation Award (ISNA) 2018. Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Pariwisata RI, Arif Yahya kepada Gubernur, Bupati/Walikota se Indonesia atau yang mewakili.

Gubernur Sumsel kali ini diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan Irene Camelyn serta Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan Inanda Karina Astari Fatma menerima penghargaan ini saat di Provinsi Banten.

Plt. Kepala Dinas Kominfo mengucapkan terima kasih dan rasa bangga kepada seluruh Masyarakat Sumsel atas dukungan dan partisipasi aktif dalam mendukung pembangunan menuju Smart Province.

Baca juga :  Konsentrasi Atasi Karhutla, Gubernur Sumsel Batalkan Agenda ke Luar Negeri

ISNA 2018 merupakan kali ketiga kegiatan ini diselenggarakan oleh Citiasia Inc. Sejak pertama kali ISNA diselenggarakan di tahun 2015, kegiatan ini berangkat dari semangat mengkampanyekan praktik pintar (smart) dalam pelaksanaan proses pembangunan di Indonesia, khususnya di tingkat kota, kabupaten dan provinsi mulai dari sisi tata kelola, citra daerah, dampak pembangunan ekonomi, kelayakan hidup, masyarakat yang cerdas, hingga pengelolaan aspek lingkungan hidup yang dilakukan oleh pemerintah daerah di Indonesia.

Tahun ini, Pemberian Penghargaan ISNA dilaksanakan pada tanggal 3 Mei 2018 bertempat di Nusantara Hall, ICE-BSD, Tangerang Selatan dan dilaksanakan di tengah helatan pameran Indobuildtech 2018, yaitu salah satu pameran terbesar di Asia Tenggara di bidang industri konstruksi, arsitektur dan gedung.

Baca juga :  Sumsel Siap Jadi Tuan Rumah Rakor Protokol se-Indonesia

Sebagai sebuah penghargaan yang diberikan kepada daerah-daerah dengan pencapaian terbaik dalam pelaksanaan smart city / smart region sesuai framework yang dikembangkan oleh Citiasia Inc., ISNA 2018 dilaksanakan dengan melalui beberapa tahapan, yaitu proses penilaian indeks dan penjurian oleh para pakar di bidang smart city di Indonesia.

Para pakar yang tergabung dalam dewan juri ISNA 2018 adalah sebagai berikut: Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo (Rektor Perbanas Institute);
Herry Abdul Aziz, M. Eng. (Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informasi Bidang Teknologi); Dr. Ir. Ashwin Sasongko S. M.Sc. (Peneliti Utama LIPI Bidang Informatika); Ridwan Sutriadi, Ph.D (Ketua Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota – ITB); Dr. Ir. Cahyana Ahmadjayadi (Chairman Citiasia Inc.);
Farid Subkhan, M.E, M.Dev. (CEO Citaisia Inc.); Hari Kusdaryanto, M.Dev. (CSO & VP Citiasia Inc.); Fitrah R. Kautsar, M.E. (COO Citiasia Inc.);

Baca juga :  Optimalkan Pajak dan Retribusi, Pemprov MoU dengan Kanwil DJP Sumsel-Babel

Dalam proses penilaian indeks, ISNA 2018 diukur dengan menggunakan berbagai parameter pengukuran yang berasal dari data capaian pembangunan kota, kabupaten dan provinsi di Indonesia sejak tahun 2014 hingga tahun 2017.

Selain itu, juga melibatkan data hasil investigasi terhadap exposure seluruh daerah di lebih dari 260.000 artikel pemberitaan yang terdapat di lebih dari 30 media cetak dan elektronik nasional yang dimulai dari bulan Januari 2017 hingga Desember 2017. Rip


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita