oleh

Rail Clinic, Bukti Nyata Hadirnya BUMN Bagi Masyarakat

Kolom:Headline, Peristiwa|8 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Kereta api selama ini identik dengan jasa angkutan tranportasi massal. Namun,  kali ini PT Kereta Api Indonesia (KAI) melengkapi fasilitas  kereta apinya dengan meluncurkan  Rail Clinic atau kereta kesehatan kedua di Indonesia dan merupakan yang pertama di Sumatera.

Rail Clinic tersebut sebagai bentuk  bakti sosial pada negeri, untuk memberi layanan kesehatan pada masyarakat. Rail Clinic merupakan rangkaian yang terdiri dari dua kereta retrofit atau kereta rel diesel (KRD) yang telah dimodifikasi seperti klinik berjalan.

Baca juga :  PMI Diminta Siaga Layani Masyarakat di Masa Pandemi

Masing-masing ruangan Rail Clinic akan memberikan jenis pelayanan kesehatan yang berbeda. Rail Clinic generasi kedua iini juga memiliki perbedaan dengan generasi pertamanya yaitu,  dari sisi penambahan alat medis untuk pemeriksaan mata yang menggunakan alat digital sedangkan pada generasi  pertama secara manual.

Selain itu, genset kereta pada Rail Clinic generasi kedua tidak sebising pada generasi sebelumnya sehingga tidak  mengganggu pelayanan.
Direktur Utama PT.KAI, Edi Sukmoro mengungkapkan, Rail Clinic hadir pertama di Sumatera sebagai bukti bahwa BUMN hadir untuk negeri. “Itu nyata,  semua masyarakat yang berada disekitar stasiun dan perlintasan kereta api dengan membantu mereka memberikan pengobatan gratis secara berkala,” jelas pria berkacamata tersebut.

Baca juga :  Gubernur Sumsel Harap Menteri Edhy Prabowo Prioritaskan Sumsel

Menurutnya, untuk jadwal pengoperasian Rail Clinic nantinya akan diatur dan diumumkan kepada masyarakat, sehingga masyarakat tahu.
Dijelaskan Edi, Pelayanan yang akan diberikan Rail Clinic PT. KAI berupa pemeriksaan umum  yang prima, pemeriksaan mata, pemeriksaan Ibu hamil dan kemudian  pemeriksaan gigi juga operasi ringan.

“Juga  sekaligus pemberian resep juga obat, karena dokternya juga  ada di Rail Clinic  semuanya diberikan secara gratis serta tidak ada persyaratan apapun untuk menikmati fasilitas ini,” tambah dia.

Sementara, untuk tenaga medis, dikatakan Edi, pihaknya menyiapkan 10 tenaga medis yang siap membantu dan melayani masyarakat. “Tentunya tenaga medis ini bekerja secara bergantian dan rolling, namun kita pastikan mereka selalu siap membantu,” singkatnya. (juwita).

Baca juga :  Gerakan Pramuka Sumsel Bantu Beras untuk Masyarakat Terdampak Corona

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita