oleh

Ratusan Pedagang Tolak Revitalisasi Pasar Cinde

Kolom:Peristiwa|20 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Ratusan pedagang Pasar Cinde melakukan aksi demonstrasi di area parkir pasar tradisional tersebut. Dalam aksi tersebut ratusan pedagang menolak pembongkaran ataupun pembangunan pasar cinde dalam bentuk apapun.

Koordinator aksi demonstrasi, Andreas mengatakan, secara hukum pasar tersebut telah ditetapkan sebagai cagar budaya. “Dengan telah disahkannya Pasar Cinde melalui SK Walikota No.1779 A/KPTS/DISBUD/2017 tentang penetapan pasar cinde sebagai bangunan cagar budaya, maka secara hukum harus dilindungi,” ucapnya saat diwawancarai di lokasi aksi, Selasa (25/7).

Baca juga :  Nono Sukarno : Veteran merupakan Pejuang Perang Yang Melawan Pasukan Asing

Menurutnya, dengan penetapan tersebut, UU No.11 Tahun 2010 tentang cagar budaya, maka konsekuensi hukum dapat dilakukan terhadap para pihak yang mencoba merusak dan mengalih fungsikan bangunan tersebut berdasarkan UU.

“Pemprov Sumsel dan Pemkot Kota Palembang tidak memikirkan efek sosial jangka panjang yang akan terjadi ketika pasar cinde dibongkar dan diganti dengan mall. Ini tidak akan membawa efek sosial yang baik bagi pedagang kecil,” tegasnya.

Ditambahkan, dengan adanya pembanguan kios pengganti sementara dinilai tidak akan menyelesaikan masalah.

Baca juga :  Jaga Keamanan, TNI dan Polri Bersatu Cegah Terorisme

“Kita menuntut untuk membatalkan BOT Pasar Cinde, jalankan SK pasar sebagai cagar budaya, meminta jaminan keamanan berusaha dalam melakukan perdagangan,” tukasnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita