oleh

Ratusan Tukang Becak Unjuk Rasa di Kantor Gubernur

Kolom:Peristiwa|3 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Ratusan tukang becak kota Palembang yang tergabung dalam Forum Perjuangan Rakyat Sumsel (FPR), Rabu (08/03) mendatangi kantor gubernur Sumatera Selatan (Sumsel).

Kedatangan penarik becak dari pangkalan Sako, Bukit Besar, Ilir Barat I Ilir Timur I dan II, Kalidoni, Kertapati, Seberang Ulu I dan II serta Plaju bertujuan untuk menyampaikan dukungan terhadap perhelatan Asian Games 2018.

Selain itu, para penarik becak juga meminta pemerintah provinsi Sumsel serta KONI agar melibatkan penarik becak di Kota Palembang dalam pelaksanaan Asian Games 2018 sebagai bagian dari Transportasi tradisional khas Kota Palembang.

Baca juga :  Kemenag Sumsel Dukung Rencana Waisak Bersama di PSCC

Koordinator Aksi, Bambang Purnomo mengatakan pihaknya akan mengajukan 1200 orang penarik becak agar dilibatkan menjadi moda transportasi bagi para atlet dan pengunjung.

“Saat Sea Games 2011 kemarin ada 350 penarik becak, ini kita mengajukan 1200 orang nanti keputusannya terserah pemprov Sumsel tapi kita harap semuanya terlibat,” ungkap Bambang.

Menanggapi aksi tersebut, gubernur Sumsel melalui Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Nasrun Umar menegaskan bahwa pemprov Sumsel pasti melibatkan penarik becak dalam penyelenggaraan Asian Games 2018, namun tentu saja harus sesuai dengan aturan yang ada.

Baca juga :  Menkes RI Nila Buka Seminar Nasional Rangkaian HLUN 2018

Nasrun juga mengatakan pemprov Sumsel sebelumnya telah berencana melibatkan penarik becak salah satunya dengan mengecat semua atap becak yang ada di Palembang dengan logo Asian Games 2018.

“Pasti dilibatkan tidak perlu unjuk rasa,untuk itu kami meminta perwakilan penarik becak yang tergabung dalam asosiasi harus mengirim surat resmi kepada gubernur dan KONI agar bisa kita musyawarahkan secara lebih lanjut dan detil,” kata Nasrun.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita