oleh

Realisasi PAD Capai 101 Persen

Kolom:Headline, Hukum, Peristiwa|7 kali dilihat

Nuansakita – Palembang : Realisasi penerimaan pajak  daerah sampai 21 desember 2016 mencapai 101%  Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hasil ini didapatkan dari jumlah 11 penerimaan pajak.

Mulai dari pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan non pln, parkir, air tanah, sarang burung walet, mineral bukan logam dan batuan, bumi dan bangunan sektor perkotaan dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan.

Hal ini merupakan upaya dari upaya peningkatkan updating data melalui PBB sembilan pajak yang lain dan melalui dana pelunasan pajak perbulan lewat BKP. Ketika Pendapatan daerah tidak sampai estimasi pencapaian akan langsung dipanggil.

Baca juga :  Masjid Al Muhajirin II di Desa Lubuk Dalam Diresmikan

Tak kalah penting dalam meningkatkan kualitas, yang dikedepankan bukan hanya nilai akademis melainkan psikologis untuk kesinambungan pembangunan di kota Palembang. Hal ini diungkapkan oleh Sinta Raharja selaku Kepala Dispenda  Kota Palembang ke-2 tahun 2016 kota Palembang di ruang rapat Badan Pengelolaan Pajak Daerah, Kamis (22/12).

“Bagaimana pendekatan pajak itu bukan hanya untuk jalan, jembatan melainkan untuk pendidikan kesehatan dan yang terpenting untuk anak yatim, jelasnya.

Untuk pencapaian pajak, staf diwajibkan mempunyai kemampuan multitalent yakni bukan hanya fokus terhadap pencapaian pajak, tetapj juga fokus untuk kesejahteraan bersama.

Baca juga :  Jokowi Bertemu Rektor Bahas Aksi Kebangsaan Dan Radikalisme

Dalam sambutannya, walikota Palembang Harnojoyo mengungkapkan pendapatan pajak yang mencapai 101% ini telah melewati target dan merupakan sebuah prestasi dan untuk membangun kemandirian daerah ini bersumber dari pendapatan asli daerah. Saat ini keuangan nasional sungguh tdak stabil, dan berdampak ke kota Palembang.

Upaya pemutihan untuk meningkatkan pendapatan daerah dalam meningkatkan pembangunan itu salah satu tanbahan pajak yang besar. Kedepan dalam pendapatan pajak harus diawasi per triwulan dan per semester. Kedepan harus dimaksimalkan pendapatan yang akan membawa wibawa kota Palembang.

Baca juga :  Kelangsungan LRT di Palembang, Ini Komentar Gubernur Sumsel

“Karena kalau mengandalkan pajak saja itu tidak akan cukup untuk PAD, di bidang retribusi masih sangat kurang untuk pemasukan jadi harus ditingkatkan lagi, tutupnya”. (Desta)


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita