oleh

Samsat Online, Cegah Perbuatan Pungli

Kolom:Hukum, Peristiwa|6 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Dengan dilaunching program samsat online pemerintah provinsi Sumatera Selatan, ini akan lebih memudahkan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam membayar pajak.

Selain itu, pungutan liar (Pungli) yang sering mengahantui masyarakat ketika hendak membayar pajak juga tidak akan terjadi lagi.

Hal tersebut, diungkapkan Sekretaris Daerah Sumsel, Mukti Sulaiman usai melaunching kantor samsat Palembang satu dan samsat online, Rabu (19/10). Menurutnya, alasan sering terjadinya pungli ketika wajib pajak (WP) membayar pajak di kantor samsat secara manual sehingga wajib pajak bersentuhan langsung dengan petugas pajak.

Baca juga :  Pemprov Pastikan Perbaikan Jalan Provinsi di PALI Segera Rampung

“Kadang wajib pajak tidak tahu berapa biaya pajak yang harus dibayar, sehingga ada yang memanfaatkan kesempatan ini mengadakan pungli,” jelas Mukti.

Namun, Mukti mengatakan saat ini masyarakat tidak perlu khawatir lagi. Dengan diterapkannya sistem pajak online maka secara otomatis akan memutus mata rantai pungli yang sering terjadi. “Artinya ini juga lebih memudahkan masyarakat untuk membayar pajak bisa melalui bank tanpa harus mengantri lama-lama, berdesakan di kantor pajak,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Mukti juga menjanjikan bahwa pemprov Sumsel akan lebih memperhatikan kesejahteraan pegawai samsat terutama yang berada di daerah.

Baca juga :  Sumsel Segera Jadi Pionir Energi Biomassa

“Adil itu itu tidak harus sama tetapi bagaimana kita memperlakukan lembaga itu sebagai beban kerja,” katanya.

Sementara, Direktur lalu lintas, Kombespol Tomex Koerniawan mengungkapkan rasa haru dan bangganya karena telah bisa mewujudkan cita-cita masyarakat untuk membuat gedung pelayanan samsat serta membentuk sistem manajemen operasional yang baik secara online.

“Akhir bulan ini kita juga akan melaunching SIAPO, yakni sistem pajak online. Nanti, masyarakat bisa mengecek melalui Smartphone untuk mengetahui secara detail mengenai kendaraan yang kita miliki sehingga memudahkan masyarakat,” katanya. (juwita)

Baca juga :  Menuju UHC, BPJS Kesehatan Manfaatkan Data Kependudukan yang Belum Jadi Peserta JKN-KIS

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita