oleh

Satu Jam Sebelum Ijab Kabul, Ajal Menjemput

Kolom:Peristiwa|0 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Sejatinya hari ini (16/1) merupakan hari yang berbahagia bagi kedua mempelai yang akan melaksanakan pernikahan. Namun, berita bahagia itu berubah menjadi berita yang menyedihkan bagi Miftahul Jannah, pasalnya calon suami Windi Kelvin (26) meninggal dunia satu jam sebelum ijab kabul.

Windi Kelvin yang merupakan warga Pekalongan Jawa Tengah ini ditemukan meninggal dunia didalam kamar kostnya yang berada di Jalan Pengadilan RT 34 Kecamatan Sukarami, Palembang.

Norman Sohito (50) bapak angkat Kelvin mengungkapkan, pada pukul delapan pagi tadi, rencananya Kelvin dan Minftah akan melangsungkan ijab kabul. Namun, karena tidak keluar-keluar juga dari kamar kostnya. Akhirnya, dirinya dan keluarga yang mengecek dan saat itu pintu kostnya terkunci dari dalam. Lalu, keluarga berusaha mendobrak pintu dan ditemukanlah Kelvin sudah terbujur kaku didalam kamar.

Baca juga :  Student Fair Workshop Creative 2017, Tumbuhkan Jiwa Enterpreneur

“Kami keluarga sudah menunggu untuk prosesi ijab kabul, mempelai wanitapun sudah siap-siap dan akan dilangsungkan pukul 08.00 Wib. Kemudian dilanjutkan resepsi pernikahan pukul 12.00 Wib,”ucap Sohito saat ditemui di RS Bhayangkara Polda Sumsel, Palembang.

Melihat calon suaminya telah meninggal, Miftah yang merupakan warga Jalan Kancil Putih VII No 78 Rt 46 Rw 10 Kelurahan Demang Lebar Daun Palembang shock dan pingsan. “Mempelai wanita sangat shock dan pinsan, mengetahui calon suaminya sudah tiada,”ujarnya.

Mengenai penyebab meninggalnya Kelvin, Sohito mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui pasti, padahal tadi malam masih sehat-sehat saja. “Bahkan kami ngobrol-ngobrol sampai jam 10.00 Wib, tadi malam. Tahu-tahu pagi ini sudah meninggal secara mengejutkan,”imbuhnya.

Baca juga :  BI Terima Uang Lusuh 300 Juta Perhari

Sohito menambahkan dimatanya, Windi Kelvin merupakan pribadiyang baik semasa hidupnya. Bahkan, dia adalah seorang mualaf. “Dia anak yang baik, dia bekerja disalah satu kontraktor yang ada di Palembang. disini tinggal ngekos sendirian, dan kita belum tahu jenazah akan dimakankan dimana, untuk sementara kita akan menunggu keluarganya datang dari jawa, untuk jenazah masih di rumah sakit Bhayangkara”, tuturnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita