oleh

Siap-Siap, PB PBI Bakal Cari 1.000 Bibit Peboling di Sumsel

Kolom:Peristiwa|12 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Rakernas II Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB PBI) di Kota Palembang resmi berakhir, kemarin malam di Griya Agung. Berakhirnya acara itu dibalut dengan kegiatan malam ramah tamah bersama Gubernur Sumsel, Herman Deru.
Rakernas PB PBI tersebut menghadirkan salah satu rekomendasi penyelenggaraan pencarian 1.000 bibit peboling di Sumsel bekerjasama dengan Premium Lanes sebagai sponsor. Ajang pencarian bibit ini semakin menambah panjang daftar event yang  digelar Sumsel setelah sebelumnya sukses  menjadi tuan rumah event Bowling World Cup (BWC) pada 2019.
Menurut Ketua Umum PB PBI, Percha Leanpuri, pencarian bibit ini merupakan program pusat yang sudah bergulir di beberapa kota besar seperti di Jakarta dan Jawa Timur yang dinamainya boling goes to school.
Dikatakan Percha program tersebut adalah idenya saat terpilih menjadi Ketua PB PBI beberapa waktu lalu. Karena melibatkan para pelajar, pencarian bibit ini rencananya akan digelar pada musim libur sekolah sehingga tidak mengganggu aktivitas belajar.
“Iya sudah ada surat pengajuan dari Premium Lane. Jadi nanti bowling center JSC bekerjasama dengan Pemprov agar mencari bibit-bibit baru di Sumsel,” jelasnya.
Mengenai target, anggota Komisi VI DPR RI ini  mengaku ingin  mendapatkan bibit peboling sebanyak-banyaknya. Karena dari latihan ini nanti tidak menutup kemungkinan mereka akan menjadi atlet Sumsel yang membanggakan.
“Kita lihat nanti seperti apa, kan ini pengajuan suratnya sudah ada,”ujar Percha.
Terkait evaluasi Rakernas, Percha mengatakan berkaca dari hasil SEA Games di Manila, Fhilipina akhir Desember lalu, boling Indonesia tidak boleh lengah. Meskipun saat event SEA Games tersebut cabor boling Indonesia keluar sebagai juara umum.
“Prestasi fantastis ini tentu akan jadi PR bagi negara kompetitor. Mereka juga tidak akan tinggal diam. Nah tugas kita untuk adalah bagaimana mempertahankan ini di masa-masa mendatang,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Herman Deru, mengatakan sangat senang Rakernas digelar di Sumsel karena tentu akan membuat boling semakin dikenal dan disukai. Sehingga lambat laun masyarakat khususnya pecinta olahraga agar mau menjadi peboling.
Menurut dia, olahraga ini boling sebenarnya bukan barang baru di Sumsel. Karena sejak tahun 1970-an, Sumsel punya lintasan boling terbaik di kawasan Sungai Gerong Plaju. Bahkan lintasan itu menjadi salah satu yang tertua di Indonesia.
Hanya saja hingga saat ini fasilitas pendukung untuk olahraga tersebut masih sangat terbatas jumlahnya sehingga tak mengherankan boling baru dikenal beberapa kalangan masyarakat tertentu saja.
“Karena itu waktu ada pemilihan Ketum PB PBI saya dukung Percha supaya ini ada regenerasi sekalian meyakinkan masyarakat Sumsel bahwa olahraga boling ini memang olahraga masyarakat Sumsel. Apalagi di level internasional Indonesia juga rangking. Nah ini yang harus dijaga terus,” ucapnya.
Kedepan boling kata Deru harus menyasar semua kalangan masyarakat. Ia ingin bibit tersebut muncul dari Sumsel dan dapat membawa harum nama negara.
“Premium lane ini mengajak kaum milenial berkiprah dan kita harus yakin bisa menemukan bibit yang baru dan bisa membanggakan negara. Karena sudah banyak sekali contoh prestasi olahraga iu muncul dari orang-orang yang tidak terduga. Bisa berasal dari desa malah. Dan siapa tahu dari 1.000 peserta ini akan muncul bibit baru itu,” tukasnya. Rip
Baca juga :  Korem 044/Gapo Lakukan Uji Coba Bios 44 di Kolam Budidaya Ikan

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita