oleh

SMA 10 Bantah Ada Pungli

Kolom:Pendidikan, Peristiwa|8 kali dilihat

Nuansakita – Palembang : Komite Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 10 Palembang membantah keras adanya aksi pungutan liar (pungli) dan aksi kriminalisasi yang dilakukan oleh pihak sekolah. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Palembang, Fir Azwar. Setelah muncul pemberitaan di salah satu media cetak edisi Jumat (25/11) terhadap aksi pungli di SMA 10 Palembang.

Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Palembang, Fir Azwar, menjelaskan bahwa sesuai kesepakatan bersama dalam rapat dengan Komite Sekolah SMA Negeri 10 Palembang telah memutuskan menerima sumbangan sukarela dari seluruh siswa.

Baca juga :  Ciptakan Budaya Integritas, KPK Buat Workshop

“Itu merupakan sumbangan sukarela bukan pungli karena setiap siswa tidak wajib memberi sumbangan. Selain itu, jumlah sumbangan juga berbeda sesuai kemampuan wali murid dan sumbangan yang diterima langsung masuk ke rekening Komite Sekolah,” tegasnya.

Jumlah murid di SMA Negeri 10, kata Fir, total terdapat lebih kurang 1460 siswa. Namun, hingga saat ini kami baru menerima sumbangan dari 170 siswa.

“Itu artinya kami tidak memaksakan, kalau kami memaksakan minimal separuh dari jumlah murid ataupun semua murid harus membayar sumbangan,” ungkapnya.

Baca juga :  Tour De Ranau 2019 Bakal Jadi Event Tahunan Nasional

Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan upaya hukum kepada oknum wali murid maupun pihak media cetak tersebut yang dianggap sudah membeberkan berita yang menyesatkan publik.

“Kami merasa sangat disudutkan dan dilecehkan dengan pemberitaan itu,” ujarnya.

Dirinya juga mempertanyakan dan memprotes maksud dari desain seragam PGRI di media cetak tersebut dengan desain yang melecehkan.
“Dengan membuat desain itu sudah sangat melecehkan simbol-simbol dunia pendidikan terutama di kota Palembang,” pungkasnya. (Desta)


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita