oleh

STN Sumsel: Bulog Garda Depan Kedaulatan Pangan Nasional

Kolom:Peristiwa|6 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Komite Pimpinan Wilayah Serikat Tani Nasional (STN) Sumatera Selatan Muhammas Asri. Menyatakan dukungan untuk menjadikan bulog sebagai garda depan kedaulatan pangan nasional, saat ditemui NuansaKita.com kamis, (27/7).

Pemerintah harus berani mengambil keputusan bahwa persoalan hulu dan hilirisasi pangan nasional harus diambil alih Bulog. Sehingga polemik beras seperti yang terjadi di bekasi jawa barat tidak terjadi di daerah lain di indonesia.

menurut Asri, melalui Bulog. Pemerintah dapat mengendalikan distribusi dan melakukan intervensi terhadap harga komoditas pangan. Dengan begitu, stabilitas harga kebutuhan pokok akan terjaga dan meningkatkan produktivitas petani.

Baca juga :  Selaraskan Kebijakan Pusat dan Daerah, Pemprov Sumsel Gelar Rapat RKPD 2019

Masih menurut Asri berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyebutkan bahwa 80% pasokan beras dikuasai oleh kartel. Badan Urusan Logistik (Bulog) hanya mendapatkan 20% pasokan dari para petani. ini harus diakhiri menurutnya. Bulog harus mengambil alih peran ini.

Maka dari itu Asri menyerukan bahwa Bulog harus melakukan pengendalian penuh (hulu dan hilir) atas pengelolaan harga pangan. Hanya dengan begitu, stabilisasi harga pangan dapat terjaga hingga waktu yang panjang. lihat saja kasus penggerebekan di Bekasi, ini merupakan salah satu contoh begitu panjangnya rantai distribusi beras yang terjadi selama ini di Indonesia. Masing-masing rantai distribusi memiliki selisih harga yang mengakibatkan tingginya harga beras ditingkat konsumen. kasihan rakyat yang sudah hidup pas pasan masih harus menanggung beban kebutuhan bahan pokok mahal.

Baca juga :  Segera Diresmikan Presiden, Menhub Budi Cek Kesiapan Bandara Silampari

Serikat Tani Nasional Sumsel mendesak pemerintah untuk segera mungkin menghentikan liberalisasi pangan yang terjadi di Indonesia. Jangan lagi pemerintah menyerahkan pengelolaan komoditas pangan kepada mekanisme pasar. Pemerintah sudah saatnya memberikan wewenang penuh kepada Bulog untuk mengelola komoditas pangan di Indonesia.

Hanya dengan begitu, persoalan-persoalan yang menyangkut dengan pangan akan dapat diselesaikan dengan segera. Seperti kata Bung Karno, soal pangan adalah soal hidup matinya sebuah bangsa terang Asri, tegasnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita