oleh

Sukseskan Asian Games, Kemenhub Siapkan Tiga Paket Kebijakan

Kolom:Peristiwa|1 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Dalam rangka menyukseskanAsian Games 2018, khususnya penyelenggaraan di DKI Jakarta, Kementerian Perhubungan telah menyiapkan tiga paket kebijakan, yakni manajemen rekayasa lalu lintas, penyediaan angkutan umum, dan pengaturan angkutan barang.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub Bambang Prihartono dalam Forum Merdeka Barat (FMB) 9 dengan tema “Progress dan Kesiapan Asian Games 2018”, bertempat di Wisma AtletJakabaring Sports City, Palembang, belum lama ini.

“Di negara manapun, penyelenggaran olahraga dijadikanmomentum. Oleh karena itu, kami ingin momentum Asian Games kita jadikan perubahan pola pergerakan orang danbarang, ini kita harapkan setelah Asian Games wajah Jakarta akan berubah. Bahwa kami akan lakukan tiga paketkebijakan,” ujarnya.

Baca juga :  Capai 99 Persen, Kolektabilitas Iuran JKN-KIS Terus Didongkrak

Dijelaskan Bambang, kebijakan pertama adalah manajemenrekayasa lalu lintas, di mana di dalamnya ada aturan ganjil-genap, buka tutup pintu tol, dan rute khusus atlet dan official.

“Ganji-genap itu kita lakukan di jalan non-tol. Jadi kitaamankan delapan rute yang akan dilewati atlet. Kami berlakukan ini dari jam 6 pagi sampai 9 malam. Mohon maaf, bukan maksud kami menghalangi perjalanan orang, tapimemang pada jam-jam itu pertandingan Asian games berlangsung. Di Jakarta ada sekitar 270 event, jadi bisadibayangkan pergerakan atlet dan official,” terangnya.

Baca juga :  Gubernur Minta BPK Edukasi Semua OPD di Sumsel

Terkait kebijakan penyediaan angkutan umum, Bambangmenuturkan bahwa ini diberikan bagi masyarakat Indonesia maupun mancanegara yang akan menjadi penonton dansuporter.

“Karena ganjil-genap, perlu ada kompensasi untukmasyarakat, Kami siapkan 204 bus tambahan. Kemudian bus untuk suporter dari negara-negara tetangga, dari hotel kevenue, hotel ke tempat belaja dan wisata, ada 100 bus dariKemenhub, ini gratis,” imbuhnya.

Terakhir, lanjutnya, adalah kebijakan pengaturan angkutanbarang, di mana semua angkutan barang dilarang untukmelewati jalan tol dalam kota.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita