oleh

Sumsel Jawarai Seri Nasional Liga Desa Nusantara 2019 

Kolom:Peristiwa|4 kali dilihat
NuansaKita – Palembang : Tim Sepakbola Desa Banumas (Kecamatan BP Peliung OKU Timur) yang menjadi wakil Provinsi Sumsel pada Seri Nasional Liga Desa Nusantara 2019 di Lapangan Desa Pasir Tanjung, Kabupaten Bekasi Jumat (22/11) akhirnya keluar sebagai juara. Sumsel menjawarai Liga Desa Seri Nasional ini setelah berhasil menaklukkan Tim Palambare wakil dari Provinsi Sulawesi Selatan dengan skor 1-0 di final.
Kabar kemenangan tim sepakbola Sumsel tersebut diinformasi langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sumsel, Yusnin, sesaat seusai pertandingan Jumat sore. “Alhamdulillah kita akhirnya keluar sebagai juara pertama. Gol satu-satunya yang kita dapat disumbangkan oleh Idul Geger. Ini tentu menjadi kebanggan untuk Sumsel karena ini kali perdana kita tampil di Liga ini,” jelas Yusnin dihubungi via whatsapp.
Dikatakan Yusnin, dalam liga ini tim Sumsel (Banumas) harus bersaing dengan 17 tim lainnya dari seluruh Indonesia. Mereka dibagi-bagi menjadi 6 grup sebelum sampai di puncak final. Sebelum bertemu dengan Sulsel di final, tim Banumas kata Yusnin sempat keluar sebagai juara I Grup B untuk kemudian masuk ke semifinal.
“Di semifinal kita ketemu Jateng dan berhasil  masuk final dan Alhamdulillah menang sekarang. Ini tak lepas dari support pak Gubernur Sumsel Herman Deru yang memang besar pada kompetisi-kompetisi bola di seluruh kabupaten kota di Sumsel” jelasnya.
Dikatakan dia, Liga Desa Nusantara ini merupakan program dari Kementerian Desa. Dengan kemenangan ini, Tim Banumas mendapatkan hadiah sebesar Rp50 juta yang diserahkan oleh Menteri Desa PDTT yang diwakili oleh Dirjen  PPMD Kemendes PDTT Taufik Madjid.
“Yang membanggakan lagi selain juara, Sumsel juga mendapatkan pemain terbaik yang didapat oleh Ketut Suryanto dan dengan hadiah Rp5 juta,” kata Yusnin.
Menurut dia, kemenangan ini tentu dapat menjadi angin segar bagi dunia sepakbola Sumsel. Karena hal ini dapat merangsang pemain sepakbola remaja dari desa-desa lain di Sumsel untuk menunjukkan prestasi serupa.
“Harapan kita sepakbola hidup mulai dari desa, kabupaten sampai Provinsi. Kita makin optimis apalagi Gubernur Sumsel juga sangat konsen dengan Turnamen Piala Gubernur U-20 yang baru selesai kompetisinya beberapa hari lalu,” tambahnya.

Adapun tahapan liga desa nusantara di seri nasional diselenggarakan sejak 19-22 November 2019 lalu. “Keberhasilan mereka ini patut dibanggakan karena membawa nama baik Sumsel,” jelasnya.

Dihubungi terpisah, Pelatih Tim Desa Banumas (Kecamatan BP Peliung Kabupaten OKU Timur), Joko mengatakan sangat optimis juara sejak awal pertandingan dimulai. “Alhamdulillah sepanjang 2×35  menit anak-anak dapat menguasai pertandingan bahkan berhasil mencetak 1 gol. Kita juga diuntungkan di penyisihan grup karena kita bermain bersih tanpa kartu,” ungkap Joko.

Terkait kemenangan ini Joko berharap PSSI di masing-masing kabupaten kota dan Provinsi hendaknya semakin menggiatkan liga di desa-desa di Sumsel yang jumlahnya ribuan. Selain dapat menghindarkan remaja dna generasi muda dari hal negatif, anak-anak ini juga dapat diarahkan untuk meraih prestasi.

“Saya pikir semua desa mampu dan bisa melakukan itu. Ini sangat baik karena dengan hidupnya olahraga sepakbola tentu okahraga lain juga akan mengikuti. Bagi anak-anak ini tentu bisa jadi wadah yang positif,” terangnya.

Terkait Piala Gubernur yang diinisiasi Gubernur Herman Deru, pelatih salah satu SSB di Sumsel itupun mengatakan satu terobosan baik bagi penggiat bola seperti mereka. “Sebagai penggiat bola saya tentu setuju sekali dan mendukung itu. Cuma kalau bisa jangan hanya U-20 tapi ada juga untuk semua usia sesuai kompetisi di nasional seperti U-10, U-14, U-16 sampai U-19,” pungkasnya.

Baca juga :  Hari Pertama Buka, Kantor Samsat Palembang II Dipadati Wajib Pajak

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengungkapkan bahwa Liga Desa Nusantara menjadi kesempatan untuk pengembangan olahraga sepak bola di desa karena selama ini kompetisi resmi masih sangat minim.

Kompetisi inipun diharapkannya menjadi kesempatan untuk pembinaan olahraga karena Provinsi Sumatera Selatan menjadi salah satu pelaksana Liga Desa Nasional dari 18 provinsi di Indonesia.

“Ini momentum untuk mencari bibit pesepak bola yang berprestasi dan dapat dibina ke jenjang yang Iebih tinggi,” ujarnya saat membuka Liga Desa Nusantara Seri Provinsi 2019 di Sekayu akhir Agustus lalu.

Ia mengatakan ajang ini juga menjadi ajang silaturahim bagi para pesepak bola dari berbagai wilayah sehingga muncul kekompakan antar-pemain, baik dalam lapangan maupun di luar lapangan. Rip

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita