oleh

Syamsul Bahri Resmi Jabat Kadin PU Pengairan

Kolom:Peristiwa|30 kali dilihat

NuansaKita – Palembang :  Wakil Gubernur provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melantik Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Provinsi Sumsel, Syamsul Bahri di ruangan kerjanya, Senin (13/03).

Pelantikan yang sempat tertunda beberapa waktu lalu, tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Joko Imam Sentosa, Inspektur Provinsi Sumsel, Tanda Subagio, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel, Ucok Hidayat.

Ir. Syamsul Bahri MM yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas PU Bina Marga (BM) kembali menjabat sebagai Kepala Dinas PU Pengairan yang seharusnya dilantik bersamaan dengan pelantikan Kepala PU BM Ir. H. Ucok Hidayat satu Minggu yang lalu atau tepatnya pada tanggal 6 Maret 2017.

Baca juga :  Lakukan Sidak, Petugas Temukan Ikan Giling Berformalin

Wakil Gubernur Provinsi Sumsel H. Ishak Mekki, mengatakan keterlambatan ini dikarenakan yang bersangkutan sedang sakit dan lagi berobat di Singapura.

“Ya, Penundaan kemarin karena pak Syamsul kemarin lagi sakit jadi kita tunda pelantikannya sampai hari ini”, kata orang nomor dua provinsi Sumsel ini.

Ishak Mekki, mengungkapkan sebenarnya keadaan Syamsul belum sehat betul namun masih bisa menyempatkan untuk menghadiri pelantikan. “Karena masih sakit kita segerakan karena ini juga menyangkut gaji. Kalau tidak di lantik, gajinya nanti juga terlambat”, ujarnya.

Baca juga :  Gelar Syukuran, Ribuan Masyarakat Padatin Griya Agung

Saat ditanyakan mengenai pemindahan Syamsul kembali menjabat Kadin PU dikarenakan kinerja, beliau membantah dan mengatakan pemindahan Syamsul karena kondisinya yang sedang sakit dan ditambah lagi pekerjaan di PU BM berat bebannya.

“PU BM memiliki beban berat yakni menyelesaikan perbaikan jalan provinsi yang rusak parah terutama di daerah OKI, OKU Selatan dan Muba. Harapannya setelah tender bisa langsung di kerjakan karena berkejaran dengan Asian Games jadi harus cepat di selesaikan”, ujarnya.

Sebenarnya, sambung Ishak tugas di PU Pengairan juga sama beratnya dan memiliki beban tugas yang sama, tetapi lambat sedikit masih bisa di toleransi, apalagi stafnya banyak.

Baca juga :  Hanya 34% Konsultan Pajak yang Manfaatkan Program TA

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita