oleh

Temui Menhub, Nasrun Bahas Bus Air dan Pengaturan Arus Lalin Jelang Asian Games

Kolom:Peristiwa|2 kali dilihat

NuansaKita – Jakarta : Sekretaris daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), Nasrun Umar menemui Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi untuk menyampaikan dua hal pokok penting di kantor Kementrian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa (17/07).

Dua hal pokok bahasan yang disampaikan Sekda Sumsel, yakni terkait serah terima lima unit bus air bantuan Kemenhub, dan pengaturan arus lalu lintas jalan lintas Sumatera berkaitan akan diselenggarakannya perhelatan olahraga akbar Asian Games di Palembang bulan Agustus nanti.

Baca juga :  Fuad Armen : Kami Dak Was Was Rubuh Lagi

Ia menyampaikan, bahwa pembicaraan ini merupakan tugas dan perintah dari Gubernur untuk dapat disampaikan langsung kepada Menteri Perhubungan. Pertama, terkait dengan serah terima bantuan lima unit bus air pemberian Kemenhub. Dari lima unit tersebut, Pemprov Sumsel kebagian satu unit, Pemerintah Kota Palembang kebagian tiga unit bus air dan Kabupaten Banyuasin satu unit. Bus air ini nantinya akan difungsikan selama Asian Games untuk wisata air di sepanjang Sungai Musi.

“Berdasarkan arahan Gubernur, seremonial serah terimanya, Insya Allah akan diserahterimakan langsung oleh Kemenhub kepada Gubernur Sumsel. Waktunya direncanakan pada tanggal 1 Agustus 2018,” ungkapnya.

Baca juga :  Ketua AAI: Jangan Lahirkan Advokat Dengan Standar yang Tidak Jelas

Pembahasan kedua, berkaitan dengan perubahan arus lalu lintas angkutan barang, terutama pada hari-hari pelaksanaan Asian Games 2018. Dimulai dari H-3 dan H+3 saat penyelenggaraan pesta olahraga terbesar se-Asia berlangsung.

“Untuk arus angkutan barang yang menuju arah utara Jambi, Riau, Sumut dan Aceh diharapkan tidak melewati lintas timur. Kendaraan diarahkan melalui jalur jalan lintas tengah, menuju Jambi kembali Sumut, Riau dan Aceh,” ujar dia.

Namun, sambung Nasrun, meskipun diubah sementara, untuk arus angkutan barang yang menuju Palembang masih diperbolehkan melalui lintas timur. Hal ini dilakukan dalam rangka agar tidak memutus pasokan bahan pokok perekonomian yang menuju Kota Palembang. Rip

Baca juga :  Sholat Idul Fitri di Sumsel Disepakti Digelar di Rumah

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita