oleh

Tingkatkan Pendapatan Keluarga Dengan Manfaatkan Momentum Asian Games 2018

Kolom:Peristiwa|1 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Untuk meningkatkan pendapatan keluarga yang ada, Direktur Jenderal (Dirjen) Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Harry Hikmat mengajak harus pintar-pintar memanfaatkan momentum Asian Games 2018.

Harry menjelaskan, momen Asian Games 2018 di Palembang harus bisa dimanfaatkan secara positif oleh Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Keluarga Peerima Manfaat (KPM) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

“Contohnya dengan menjual berbagai produk makanan, minuman, souvenir khas Palembang, atau oleh-oleh. Jadi manfaatkan momentum Asian Games 2018 untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” tegas Harry Hikmat saat menyampaikan arahan di hadapan ratusan Pendamping PKH di Provinsi Sumsel, Selasa malam (28/05).

Baca juga :  Tingkatkan Pelayanan Muti Kesehatan, KKI Gelar Rakornas

Dirinya juga menyampaikan, kepada KPM PKH yang sudah merintis usaha dapat mencoba membuka tempat jualan di lokasi strategis. Lalu, untuk pendamping PKH bisa memberikan arahan dan bimbingan agar penerima manfaat lebih kreatif dalam meningkatkan produktifitas keluarga.

“Salah satunya dengan membuka usaha baik perorangan maupun kelompok,” ucapnya.

Lanjutnya, jika penerima PKH membutuhkan tambahan modal, bisa mendapatkan lewat Kredit Usaha Rakyat yang sudah diprogramkan oleh pemerintah untuk tambahan modal membuka usaha agar lebih berkembang lagi. Dinsos bisa memfasilitasi dengan mengundang Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) untuk menjelaskan permodalan yang bisa diperoleh, apakah melalui program kemitraan, program bina lingkungan, dana hibah, dana CSR, maupun Kredit Usaha Mikro.

Baca juga :  Berangkat Umroh Bisa Langsung Dari Palembang

Ia mengatakan bansos PKH telah disalurkan secara non tunai sejak tahun 2016. Bank-bank milik pemerintah seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN menjadi bank penyalur bansos yang dicairkan empat kali dalam setahun. Hal ini, lanjutnya mendorong KPM PKH mengenal dunia perbankan.

“Dengan mengenal perbankan, berikutnya mereka akan mengenal beragam produk-produk layanan perbankan misalnya kredit usaha rakyat, kredit usaha mikro kecil menengah, dan beragam layanan perbankan lainnya yang membantu mereka dalam mengembangkan usaha,” papar Harry.

PKH, pada akhirnya, terbukti meningkatkan inklusi keuangan pada kelompok masyarakat yang berpenghasilan rendah.

Baca juga :  Gubernur Lepas Satgas Gerebek Masjid ke Seluruh Penjuru Sumsel

“Di sinilah Pendamping PKH harus mengawal prosesnya agar memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk penerima manfaat,” tukasnya. Rip


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita