oleh

Tolak Angkutan Batubara, Ribuan Massa Datangi Kantor Gubernur

Kolom:Peristiwa|2 kali dilihat

NuansaKita – Palembang :  Ribuan massa dari Prabumulih, Muara Enim, Pali, Kabuputan Ogan Ilir dan Palembang, Rabu (07/9) melakukan unjukrasa didepan kantor Gubernur Sumatera Selatan menolak angkutan batubara melintas menggunakan jalan umum.

Mereka berpatokan dengan peraturan gubernur yang isinya meminta angkutan batubara menggunakan jalan khusus. Berdasarkan Pergub tersebut per tanggal 26 agustus 2016 semua kendaraan batubara dilarang melintas dijalan umum.

Sebelumnya, Pemerintah provinsi Sumatera Selatan telah merespon aspirasi masyarakat tertanggal 27 juli 2016 terkait penolakan angkutan batubara melintas dijalan umum, dan telah menyurati seluruh kadishub kabupaten/kota bersangkutan untuk mentaati surat edaran gubernur.

Baca juga :  Wagub Lantik Pejabat Eselon II, III dan IV

Kepala dinas perhubungan sumsel Nasrun Umar, dihadapan pengunjukrasa menjelaskan, bahwa pemerintah secara umum meminta agar angkutan batubara ditertibkan sesuai surat edaran gubernur no 501 tahun 2015.

” Tidak hanya itu saja, kami juga sudah melakukan rapat dengan para transportir untuk mengingatkan terkait surat edaran gubernur tersebut,” katanya.

Selain itu juga pihak Dishub juga telah meminta agar para transportir untuk memperhatikan masyarakat luas yang terdampak akibat kemacetan dan kerusakan jalan karena dilalui angkutan batubara.

” Konsekuesinya jika ada pelanggaran dengan batas waktu yang telah ditetapkan, maka tidak ada alasan lagi bagi mereka bermain-main dengan saya,” tegasnya.

Baca juga :  Tanam Modal di Sumsel, Investor Harus Taat Aturan

Kata Nasrun, bisa dipastikan setelah tanggal 26 aguatus 2016 lalu maka semua angkutan batubara dilarang melintasi jalan umum di sumatera selatan.(juwita).


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita