oleh

UMKM Butuh Jaringan Pemasaran

Kolom:Ekonomi, Peristiwa|31 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Salah satu permasalahan yang dihadapi Industri UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang terfokus pada industri kreatif adalah masalah jaringan pemasaran atas produk yang dibuat dan teknis pelaku UMKM.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Plt. Sekda (Sekertaris Daerah) Sumatera Selatan Joko Iman Sentosa karena salah satu kelemahan mereka adalah jaringan pemasaran produk juga kurangnya kemampuan pelaku usahanya.

“Maka kita adakan pelatihan yang diharapkan untuk mengembangkan upaya jaringan UMKM karena salah satu kendalanya yakni masalah jaringan produk” ungkapnya dalam acara Pelatihan usaha mikro kecil dan menengah membina UMKM yang sukses melalui edukasi keuangan di Gedung serbaguna Bank Indonesia perwakilan Sumsel Rabu (7/12).

Baca juga :  Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Sumsel Terus Bertambah

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan kami kepada pelaku UMKM karena selama ini UMKM merupakan sasaran yang harus dikembangkan dan di support sepenuhnya.

“Dalam sasaran perkembangan ekonomi UMKM jadi alamat yang harus dikembangkan karena juga UMKM merupakan pendorong PDB (produk domestik bruto) Nasional”ungkapnya

Saat kami singgung soal kurang terserapnya KUR (kredit usaha rakyat) Joko menanggapi kredit KUR kepada pelaku UMKM sepenuhnya bukan permasalah tidak tepat sasaran namun lebih kepada kurang solid dan kemampuan teknis mereka.

“Diharapkan dari pelatihan ini para pelaku UMKM dapat mengembangkan kembali jaringan mereka sehingga nantinya kredit KUR dapat terserap dengan baik” katanya

Baca juga :  Hadapi Asian Games di Palembang, Seluruh Pejabat Pemprov Sumsel Kursus Bahasa Inggris

Hal yang sama juga dikatakan Sabil selaku Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 7 Sumsel mengatakan pihak UMKM harus kita dorong karena kita sadar UMKM merupakan usaha kecil namun memiliki kemampuan sebagai penyangga perekonomian nasional.

“Walaupun menjadi penyokong ekonomi saat ini pertumbuhannya masih relatif lambat dan susah untuk berkembang yang kendalanya dalam bidang pembiayaan tidak adanya keterampilan yang mendukung mereka dari permasalahan tersebut kita coba pecahan masalah tersebut dengan menggelar acara ini”ungkapnya

Baca juga :  Dukungan SO Gubernur 2018 - 2023 Terus Mengalir

Salah satu cara, lanjutnya kita sebagai OJK kita dukung dengan produk-produk industri jasa keuangan tentang bagaimana mengelola keuangan kepada para pelaku usaha.

“Agar nantinya UMKM tumbuh yang sangat mempengaruhi ekonomi nasional bahkan mengurangi angka pengangguran, kami yakin setelah acara ini setelah mendapatkan pelatihan maka akan tumbuh pesat” tukasnya.

Dalam acara yang bertajuk Pelatihan usaha mikro kecil dan menengah membina UMKM yang sukses melalui edukasi keuangan juga dihadiri oleh
Intansi Bank Rakyat Indosia , Asosiasi Asuransi Indonesia, Jamkrida, dan M Raufik pelaku umkm yang telah sukses di bidang kuliner. (Desta)


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita