oleh

Warga Sumsel Diajak Manfaatkan Lahan Pekarangan Untuk Budidaya Ikan Bioflok

Kolom:Peristiwa|3 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mengajak masyarakat Sumsel untuk dapat memanfaatkan lahan kosong sekitar pekarangan tempat tinggal. Dengan membuka usaha sendiri salah satunya budidaya ikan kolam terpal bundar bioflok.

“Ini kreatif, patut dijadikan contoh bagi warga Sumsel lainnya. Dengan lahan yang terbatas bisa ternak ikan. Jika ini digeluti secara serius akan mendapatkan pemasukan sampingan bagi masyarakat,” kata Deru saat meninjau salah satu usaha budidaya ikan warga setempat yang menerapkan media kolam terpal bioflok belum lama ini.

Menurut dia, banyak peluang usaha yang dapat dijalankan masyarakat. Bukan saja yang bermukim di pedesaan namun juga yang tinggal di kota Palembang. Ini sudah dibuktikan oleh warga yang bermukim di sekitar lingkungan Masjid Muhajirin Sukawinatan, Lorong Masjid Muhajirin, RT 50 Sukawinatan, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang yang telah menggagas usaha budidaya ikan sistem bioflok dengan media terpal bundar.

Baca juga :  50 Anggota Paskibraka Sumsel Di Kukuhkan

“Saya apresiasi apa yang telah diusahakan warga di sini. Semoga ini akan menjadi inspirasi bagi warga lainnya,” tambahnya.

Dikesempatan tersebut Herman Deru menyempatkan diri secara langsung melihat sejumlah kolam bioflok yang telah dibudidayakan warga. Bahkan mantan Bupati OKU Timur dua periode ini sempat menabur pakan dan mengangkat ikan dalam kolam terpal dengan menggunakan jaring.

“Usaha budidaya ikan seperti ini bisa diterapkan karena sangat murah. Tidak membutuhkan lahan yang luas. Dan sumber air yang banyak. Dalam satu kolam bisa menjadi media bagi 1000 ekor ikan lele jenis sangkuriang. Tadi pengakuan warga panennya setiap 90 hari. Biaya produksi sekitar Rp15 ribu perkilonya. Sedangkan harga jual Rp20 sampai Rp22 ribu per kilonya. Ini akan sangat menguntungkan masyarkat kita,” papar Gubernur.

Baca juga :  Kendaraan Tidak Bayar Pajak Di Sumsel 50 %

Untuk diketahui, sistem budidaya ikan bioflok cocok untuk budidaya semua jenis ikan seperti ikan lele, ikan nila, ikan gurame, ikan patin dan jenis ikan sungai lainnya.

Kolam terpal bundar bioflok lebih fraktis. Mudah diusahakan dilahan terbatas. Dengan biaya relatif murah dibanding dengan kolam tembok. Selain itu padat tebar bibit ikan pada media bioflok lebih tinggi. Kemudian proses pembersihan dan pengeringan kolam terpal lebih cepat dibanding dengan kolam tanah. Rip


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita