oleh

Waspada!!! Modus Penipuan Berkedok Undian Gratis Berhadiah

Kolom:Peristiwa|13 kali dilihat

NuansaKita – Palembang :  Maraknya undian gratis berhadiah yang beredar di masyarakat seperti kupon undian yang biasanya ada di kemasan produk seperti mi instan, kopi sachet dan deterjen dengan iming-iming hadiah yang menggiurkan membuat masyarakat harus lebih waspada.

Kepala sub bidang pemanfaatan sumber dana bantuan sosial, Dirjen Pemberdayaan Kementerian Sosial, Ibnu Solihin mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati jika mendapat undiah gratis berhadiah.

Ibnu meminta agar masyarakat ketika menemukan kupon di dalam produk makanan atau lainnya segera melapor ke Dinas Sosial untuk memastikan kebenarannya. Karena setiap bulannya dinas sosial sering menerima pengaduan dari masyarakat soal kupon palsu ini.

Baca juga :  Tingkatkan Pelayanan, PTSP Kemenag Palembang Diluncurkan

“Kupon yang asli bertanda Kementrian Sosial,karena setiap menyelenggarakan kegiatan harus terdaftar dan terverifikasi ” jelas ibnu

Dikatakan Ibnu, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak ada yang dirugilan.

Ibnu menyebutkan Kemensos sering melakukan sosialisasi untuk memberitahukan setiap jajaran dinas Sosial kabupaten kota di provinsi Sumsel agar ketika ada yang menyelenggarakan undian gratis berhadiah ataupun mempromosikan barang dan jasanya melalui media itu harus berizin, izinya itu dari Kementerian Sosial.

“Jangan mudah percaya, periksa dulu,dan cek kebenarannya bisa di cek melalui call center 021-3144000, setelah diperiksa banyak ditemukan undian yang tidak terdaftar di Kementerian Sosial. Atau hubungi ke Call center .Berarti palsu atau ilegal.” ujar ibnu saat di melaksanakan kegiatan sosialisasi di Hotel Princess Palembang, Jumat,(17/3).

Baca juga :  Tiga Satuan di Sumsel Laksanakan Upacara Peringatan HUT Bersama

Oleh karena itu, untuk mengantisipasi penipuan-penipuan dengan modus undian berhadiah tersebut dikeluarkan surat izin resmi.

“Contohnya saja pada tiga tahun yang lalu ada kasus lewat sms atas nama undian, itu semua oknum yang tidak berizin, “Katanya.

Ibnu menegaskan seharusnya ada izin setiap penyelenggaraan undian berhadian yang dilaksanakan dunia usaha dan harus memiliki izin dan regulasi ditetapkan oleh pemerintah.

“Supaya apa ada keterjaminan masyarakat ketika menjadi peserta undian itu terlindungi haknya contoh kalau hadiahnya mobil, mobil itu harus ada, sehingga kalau telah diumumkan menjadi pemenang peserta itu harus berhak mendapatkan hadiah mobil itu, ” ungkapnya.

Baca juga :  Siswa-siswi Palm Kids Kunjungi Griya Agung Palembang

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita