oleh

Wujudkan Ekonomi Mandiri yang Berbasis Demokrasi Pancasila

Kolom:Peristiwa|3 kali dilihat

Nuansakita – Palembang : Dalam mewujudkan ekonomi yang mandiri dan berdaulat, maka sistem yang diterapkan yakni ekonomi berbasis demokrasi Pancasila.

Dimana demokrasi ekonomi berarti kegiatan dilakukan dari, oleh dan untuk rakyat dibawah pengawasan pemerintah hasil pemilihan rakyat.

Salah satu ciri positif demokrasi ekonomi adalah potensi, inisiatif, daya kreasi setiap warganegara dikembangkan dalam batas-batas yang tidak merugikan kepentingan umum. Hal ini disampaikan oleh Siska Marleni, S.E., M.Si anggota DPD RI  saat rapat dengar pendapat di aula Pascasarjana UIN Raden Fatah, Sabtu (18/2).

Baca juga :  Temui Korban Longsor, Gubernur Alex Jamin Pendidikan Juwita Ditanggung Sampai Kuliah

Siska mengungkapkan, salah satu ciri prinsip demokrasi ekonomi adalah perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan, hal ini terdapat dalam pasal 33 UUD 1945.

“Implementasi sistem perekonomian pancasila merupakan hal yang tidak mudah diwujudkan. Setelah dicengkeram sistem ekonomi komando di era orde lama, kemudian menganut sistem pasar yang bercorak kapitalisme di era orde baru,jelasnya.

Upaya yang dapat mengatasi hal tersebut dengan menggalakkan penanaman nilai-nilai pancasila melalui proses pendidikan.

“perlunya gerakan penyadaran, agar ilmu ekonomi ini dapat dikembangkan ke arah ekonomi yang humanistik, bukan mendorong persaingan, jelasnya.

Baca juga :  Ketua TP-PKK Sumsel Dorong Pempek Udang Go Nasional

Siska menambahkan, untuk mengembangkan perekonomian secara mandiri yakni dengan cara efisiensi dan pemberian kemudahan dalam sistem dan prosedur pendirian usaha serta mempercepat hilirisasi komoditi andalan yang selama ini menjadi ekspor yang kini menurun, tukasnya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita