oleh

YLKI Dorong Konsumen Yang di Rugikan Segera Lapor

Kolom:Hukum, Peristiwa|69 kali dilihat

Nuansakita – Palembang : Dalam menanggulangi sengketa konsumen yang biasa terjadi, maka  Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Provinsi Sumsel RM. Taufik Husni menyarankan agar masyarakat bisa melakukan pengaduan ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), karena proses penyelesaiannya cepat dan tidak merugikan kedua belah pihak.

Di tahun 2016, ada 25 kasus yang masuk dalam BPSK. 80% bisa diselesaikan dengan cara damai, 20% lagi tinggal menunggu proses penyelesaian sengketa. Hal ini diungkapkan Taufik Husni pada acara pertemuan BPSK kota Palembang di Riverside, Rabu (7/12).

Baca juga :  TP PKK Rawas Ulu Dianjurkan Kembangkan Potensi Tebu dan Terong

Taufik mengatakan, di tahun 2016 ini banyak sengketa yang masuk itu dari leasing, “sekarang ekonomi sedang sulit, jadi masyarakat ini masih sulit ataupun terhambat untuk melaksanakan kewajiban membayar angsuran”.

” Untuk menyelesaikan sengketa leasing ini, kami menyediakan upaya mediasi yang bisa mempertemukan kedua belah pihak, dengan cara seperti itu maka akan dicari jalan keluar yang tidak memberatkan salah satu pihak”.

Selain leasing, adapun sengketa kredit properti, kredit perumahan dan yang termasuk dalam ranah perdata bisa diadukan ke BPSK apabila salah satu pihak tidak bisa memenuhi kewajiban. Penyelesaian sengketa yang dilakukan ada tiga cara yakni konsiliasi, mediasi, dan arbitrase, jelasnya.

Baca juga :  Monitoring Transmigran Asal Yogyakarta, Wagub DIY Sambangi Pemprov Sumsel

Hal senada diungkapkan oleh Dewi Isnaini selaku kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) bahwa BPSK ini untuk membangun kepercayaan kepada masyarakat supaya tidak takut apabila ada yang merugikan dalam hal pelayanan konsumen.

“Bukan hanya soal sengketa leasing maupun kredit yang akan ditangani di BPSK ini, melainkan industri makanan dan minuman pun perlu pengawasan, imbuhnya.

Kedepan untuk mempermudah pebgaduan sengketa, pihak BPSK ini akan membuat layanan pengaduan konsumen agar lebih mudah, yakni membuka layanan SMS hotline, lewat media sosial, yang sebelumnya pengaduan langsung dilakukan di kantor BPSK yakni Jl. Merdeka no 6, tutupnya. (Desta)

Baca juga :  Perekonomian Indonesia Kuat, Jika Ekonomi Kerakyatan Produktif

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita