oleh

Alex Noerdin : Ovi Tidak Serta Merta Bisa Jadi Bupati OI lagi, Harus Ada SK Dari Mendagri

Kolom:Politik|1 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Majelis hakim telah menjatuhkan vonis terhadap mantan Bupati Ogan Ilir (OI) Ahmad Wazir Noviadi alias Ofi untuk menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang selama enam bulan atas kasus penyalahgunaan narkoba.

Terkait pemberhentiannya sebagai Bupati OI, Gubernur Sumatera Selatan, H. Alex Neordin, Rabu (14/9), mengatakan, jika putusan Menteri Dalam Negeri belum dicabut, secara otomatis putusan tersebut masih berlaku karena belum adanya keputusan yang berlandaskan hukum. Dimana, pihak Mendagri telah mengajukan banding atas keputusan PTUN yang menyatakan SK pemberhentian Ovi menyalahi aturan.

Baca juga :  Ahmad M. Ali : Strategi BNPT Dalam Menangani Terorisme Harus Mencerminkan Hukum Yang Adil

“Rehab enam bulan saja, kita harus menunggu nggak bisa langsung gitu, SK Kementrian Dalam Negeri mengenai pemberhentian ovi masih berlaku, kalau mau ada perubahan ya harus cabut dulu,” ungkapnya,

Dijelaskan Alex, permasalahan Ovi terhadap narkoba baik itu ringan maupun berat adalah murni dari putusan hakim. “Kalau tidak sesuai dengan SK Mendagri yang digugat di PTUN, SK pemberhentianya dan administrasinya, tapi masalah materinya kan tetap memang bersalah dan kecanduan narkoba, nyatanya direhab,” kata dia

Meski berdasarkan putusan PTUN, apabila SK Pemberhentian Ofi sebagai Bupati OI telah dikalahkan. Pihak Mendagri telah mengajukan banding atas putusan PTUN. Maka, agar Ovi dapat kembali menjadi Bupati OI, diperlukan SK Mendagri, yang menyatakan Ofi sebagai Bupati OI.

Baca juga :  Mahasiswa Unsri Kecam Tim Sukses Aswari Rifai Kampanye di Kampus

“Tapi tidak serta merta dia jadi (bupati) itu lagi, karena harus dari SK Mendagri dulu, nah Mendagri mengeluarkan nggak, kalau tidak diterima kan dia (Mendagri) bisa mengajukan banding dan kasasi,” tutup Alex. (juwita).


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita