oleh

DPRD & Gubernur Sumsel Tanda Tangan Nota Kesepakatan Bersama KUA-PPAS APBD 2017

Kolom:Hukum, Politik|8 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan Giri Ramanda N. Kiemas dan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Provinsi Sumatera Selatan tahun anggaran 2017. Acara berlangsung di ruang rapat pimpinan DPRD Provinsi Sumatera Selatan, jum’at (04/11).

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan dalam sambutannya mengatakan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 31 Tahun 2016 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan belanja daerah tahun anggaran 2017 harus sesuai dengan prinsip transparansi, tepat waktu dan partisipatif.

Baca juga :  Ganti Rugi DEPO LRT Dalam Tahap Penyelesaian

 

Disamping itu pemerintah Provinsi juga diharapkan dapat mendukung tercapainya sasaran pokok rencana kerja pemerintah Tahun Anggaran 2017 yang terkait langsung dengan strategi pembangunan yang digariskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 dalam upaya melaksanakan agenda nasional. Tambahnya

Gubernur Alex Noerdin dalam sambutannya menjelaskan bahwa pada situasi dan kondisi keuangan Negara yang tebatas, termasuk kondisi keuangan Provinsi Sumatera Selatan yang amat terbatas, memerlukan kecermatan dalam penentuan skala prioritas anggaran sesuai arahan Bapak Presiden RI. “Money Follow Program Priority”.

Baca juga :  Gubernur Alex Noerdin Mendengarkan Laporan Lima Komisi DPRD Sumsel

Sebagaimana proses pembahasan dan penelitian yang telah dilaksanakan maka rancangan APBD Provinsi Sumatera Selatan tahun anggaran 2017 mengalami peningkatan sejumlah Rp. 489.256.657.935,84 atau naik 6,60% dari APBD perubahan tahun anggaran 2016 yang telah ditetapkan sejumlah Rp. 7.409.905.132.741,16.

Kemudian Alex Noerdin juga memaparkan APBD provinsi Sumatera Selatan tahun anggaran 2017 disepakati sejumlah Rp. 7.899.161.790.677,00 dengan rincian sebagai berikut :

1. Pendapatan Daerah pada APBD Perubahan tahun anggaran 2016 sejumlah RP. 7.375.616.672.580,91 menjadi Rp. 7.874.161.790.677,00 pada APBD Tahun Anggaran 2017, meningkat sejumlah RP. 498.545.118.096,09 atau naik 6,76%.

Baca juga :  Revolusi Industri 4.0, Manusia Harus Tetap Dimanusiakan

2. Belanja Daerah pada APBD Perubahan tahun anggaran 2016 sejumlah Rp. 5.831.073.406.301,21 menjadi Rp. 6.529.050.199.779,50 pada APBD tahun anggaran 2017, meningkat sejumlah Rp. 697.976.793.478,29 atau naik 11,97%.

3. Penerimaan Pembiayaan Daerah pada APBD Perubahan tahun anggaran 2016 sejumlah Rp. 34.288.460.160,25 menjadi sejumlah Rp. 25.000.000.000,00 pada APBD Tahun Anggaran 2017, berkurang sejumlah Rp. 9.288.460.160,25 atau turun 27,09%.

4. Pengeluaran Pembiayaan pada APBD Perubahan tahun anggaran 2016 sejumlah Rp. 1.578.831.726.439,95 menjadi sejumlah Rp. 1.370.111.590.897,50 pada APBD tahun anggaran 2017, berkurang sejumlah Rp. 208.720.135.542,45 atau turun 13,22%.

(sibawaihi)


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita