oleh

Hendri Zainudin : Kita Terus Lakukan Komunikasi Dengan DPD diberbagai Daerah.

Kolom:Hukum, Politik|6 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT), kali ini KPK menjaring anggota Dewan Perwakilan Daerah berinisial IG, yang diduga Irman Gusman, di rumah dinasnya, Jalan Denpasar Raya, Jakarta, pagi tadi, Sabtu,(17/9)

Menanggapi dugaan tersebut, Anggota DPD RI provinsi Sumsel, Hendri Zainudin mengaku prihatin. Menurut Hendri, hingga saat ini dirinya terus melakukan komunikasi dengan anggota di DPD berbagai daerah.

” Semoga kita melakukan asas praduga tidak bersalah, karena kita juga sudah melihat ada beberapa statement dari anggota kita bahwa tamu yang berada di rumah ketua kita itu adalah memang biasa karena beliau menerima tamu di rumah dengan berbagai motif,dan tentu pada hari itu juga ada orang datang membawa sesuatu,” ungkapnya.

Baca juga :  Datang ke Palembang, Kapolri Tito Tinjau Sejumlah Venue Asian Games di JSC

Namun, Hendri menegaskan bahwa uang tersebut pasti ditolak oleh Irman Gusman. “Sekali lagi kita yang belum tau kebenarannya,masih berpedoman dengan asas praduga tidak bersalah,” katanya.

Ditambahkannya, DPD kita tidak terikat dengan partai dan ada mekanisme tersendiri. “Nanti badan kehormatan (BK) yang menyidangkan itu dengan kode etik yang ada di DPD,biasanya orang berhalangan tetap dengan kurungan badan,” jelasnya

Ia mengatakan, biasanya dalam pergantian antar waktu (PAW) tetapi karena DPD tidak terkait dengan salah satu partai politik tentu akan ada mekanisme sendiri di DPD . “Setelah Konferensi pers nanti kita akan mengadakan rapat badan musyawarah (banmus) di Jakarta dan rapat banmus itu untuk menentukan apakah ada PLT ketua atau yang lain-lainnya,” tutupnya. (juwita).

Baca juga :  Kasus Pembunuhan Tahanan Polres Tobasa Madeg/ Keluarga Almarhum Andi Pangaribuan Mengadu ke DPRD Sumut

Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita