oleh

KNPI Demo Ke DPRD Minta Usut Dana Plesiran Dewan

Kolom:Politik|4 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Sekitar 15 anggota organisasi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumsel dibawah kepemimpinan Muhammad Hidayat mendatangi kantor DPRD Sumsel, pada Senin (30/01).

Massa KNPI itu menuntut supaya DPRD Sumsel mengawal kasus dugaan penyalahgunaan anggaran pemerintah yang dilakukan oleh KNPI kepemimpinan Muhammad F Ridho.

Menurut mereka anggaran tersebut digunakan untuk plesiran ke Malaysia dan Singapura pada Desember 2016 lalu.

Eman Satria Hadi Sekjen KNPI Sumsel Kepemimpinan Muhammad Hidayat mengatakan persoalan tersebut sebelumnya sudah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sumsel, namun hingga kini belum ada perkembangan terhadap tuntutan tersebut.

Baca juga :  Konflik Agraria Sebabkan Kekerasan Terhadap Perempuan.

“Kami meminta agar KNPI dibawah kepemimpinan Ridho dapat menyerahkan laporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran untuk plesiran ke luar negeri. Jika mereka tidak menyerahkan laporan tersebut maka itu merupakan tindak pidana korupsi,” Ujar Eman.

Sebelumnya, kata Eman, pihak Kesbangpol juga sudah berjanji akan menindaklanjuti permasalahan tersebut. Selain itu, KNPI Sumsel versi Hidayat menduga ada tindak pidana yang dilakukan Muhammad F Ridho dengan melakukan plesiran ke Malaysia dan Singapura, dalam agenda kunjungan kerja DPRD Sumsel.

“Itu artinya ada dua kali penggunaan anggaran sekaligus yakni untuk plesiran dan kunker,” Tambahnya.

Baca juga :  Kunjungi Sumsel, Komisi II DPR Cek Kesiapan Pilkada Serentak 2020 di Tujuh Kabupaten

Atas dasar itu, pihaknya meminta agar DPRD Sumsel dapat memanggil Dispora, Kesbangpol, dan BPKAD selaku instansi yang terkait dalam pencairan anggaran yang digunakan untuk plesiran tersebut.

“Kami juga ingin seluruh anggota yang mengatasnamakan KNPI Sumsel itu datang pada pertemuan berikutnya bersama dengan anggota DPRD untuk menyerahkan laporan lengkap soal kepengurusan,” Tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumsel, Chairul S Matdiah mengatakan pihaknya akan mengakomodir semua tuntutan yang dilakukan oleh KNPI Sumsel dengan memanggil Kadispora, Kaban Kesbangpol, Kepala BPKAD dan Anggota KNPI untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Baca juga :  Gubernur Sumsel Sampaikan Pertanggungjawaban Anggaran Pada Paripurna XXIX

Chairul meminta sekretariat DPRD secepatnya menyampaikan perihal dualisme ini kepada Komisi V supaya segera diagendakan pertemuan antar kedua belah pihak kepemimpinan KNPI ini.

“Bila memungkinkan juga kita akan pelajari lebih dalam mengenai permasalahan dualisme kepemimpinan ini dengan langsung berangkat ke Jakarta untuk mencari jawabannya,” Janjinya.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita