oleh

Mahfud MD : Posisi Hukum Islam Dalam Perspektif Hukum Tata Negara Indonesia

Kolom:Politik|5 kali dilihat

NuansaKita – Palembang : Prof. Dr. H. Moh Mahfud MD menyampaikan kuliah umum mengenai “Posisi Hukum Islam Dalam Perspektif Hukum Tata Negara Indonesia” pada acar Kuliah Tamu di Pasca Sarjana UIN Raden Fatah Palembang, Kamis (26/1).

Selain dihadiri puluhan mahasiswa, Direktur serta Jajaran Pasca Sarjana UIN Raden Fatah Palembang, kegiatan yang mengusung tema “Penyelanggara Negara dalam Perspektif Filsafat Hukum Tata Negara” ini dihadiri pula oleh Ketua MUI Sumsel Prof Dr H Aflatun Mukhtar dan Ketua Umum MW KAHMI Sumsel yang nanti malam akan dilantik langsung oleh Mahfud MD di Arista Hotel.

Baca juga :  Pospera Sumsel: NKRI harga mati!

Dalam kuliah umum tersebut, Mahfud MD menyampaikan sejarah tentang perumusan Pancasila yang dilakukan para pendiri bangsa setelah kemerdekaan yang awalnya dalam bentuk piagam Jakarta.

“Indonesia bukan negara sekuler, juga bukan negara agama, kita berdiri atas berkat rahmat Allah yang maha esa. Oleh sebab itu, kita menyatakan dasar negara kita adalah Pancasila yang melindungi hak-hak keberagamaan seluruh warga negara,” kata Mahfud MD.

Lebih lanjut Mahfud mengungkapkan bahwa Indonesia adalah negara kebangsaan yang beragama, agama apapun di Indonesia yang diakui menurut Undang-Undang dilindungi bukan diberlakukan.

Baca juga :  Kornas Mendukung Aksi Sejuta Tanda Tangan Untuk Mempertahankan Pancasila

Mahfud lanjut menginformasikan tentang sejarah terbentuknya Pancasila yang dirumuskan oleh BPUPKI dengan 61 orang anggota, yang diketuai oleh Dr Radjiman setelah Jepang menyerah tanpa syarat pada tahun 1945.

Pada awalnya sila pertama dalam piagam Jakarta atau yang sekarang tercantum dalam Pancasila adalah Ketuhanan Dengan Kewajiban Menjalankan Syariat Islam.

“Akan tetapi, dengan pertimbangan keutuhan bangsa kemudian Bung Karno meminta diganti menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa yang berlaku hingga sampai saat ini,” jelas Mahfud MD.


Penulis : | Editor : Tumpal Simaremare

Kabar Berita